<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Daur Ulang</title>
	<atom:link href="http://recyclearea.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://recyclearea.wordpress.com</link>
	<description>Sayang dibuang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 07:28:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='recyclearea.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c0654404937e00e65305e95e73fdeb6d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Daur Ulang</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://recyclearea.wordpress.com/osd.xml" title="Daur Ulang" />
	<atom:link rel='hub' href='http://recyclearea.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>JATUHNYA PESAWAT SOGATA TB-10/PK-AGM DI SELAT SUNDA PADA 1 DESEMBER 2010</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/15/jatuhnya-pesawat-sogata-tb-10pk-agm-di-selat-sunda-pada-1-desember-2010/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/15/jatuhnya-pesawat-sogata-tb-10pk-agm-di-selat-sunda-pada-1-desember-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 17:20:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daur ulang tugas]]></category>
		<category><![CDATA[curug]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan solo]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[pk-agm]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tinggi penerbangan indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[soekarno hatta airport]]></category>
		<category><![CDATA[tb 10]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[ A.     Kronologis Kecelakaan Pada 1 Desember 2010, sebuah pesawat Tobago Socato TB-10 yang didaftarkan dengan nama PK-AGM dan dioperasikan oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia sedang melakukan sebuah latihan penerbangan solo cross country dengan rute yang direncanakan dari Airport Budiarto di Curug ke Airport Radin Inten II di Lampung. Pesawat ini hanya dikendarai oleh 1 calon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=489&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong><br />
</strong></p>
<p> <strong>A.     </strong><strong>Kronologis Kecelakaan</strong></p>
<p>Pada 1 Desember 2010, sebuah pesawat Tobago Socato TB-10 yang didaftarkan dengan nama PK-AGM dan dioperasikan oleh Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia sedang melakukan sebuah latihan penerbangan <em>solo cross country </em>dengan rute yang direncanakan dari Airport Budiarto di Curug ke Airport Radin Inten II di Lampung. Pesawat ini hanya dikendarai oleh 1 calon pilot dan tidak mempunyai awak pesawat ataupun penumpang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-490" title="1" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/1.jpg?w=560" alt=""   /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center">Gambar 1. Pesawat PK-AGM</p>
<p>Cuaca di Budiarto dilaporkan pada kondisi yang baik dengan visibilitas 10 km dan angin 260/7 knots. Cuaca di Radin Inten II dilaporkan dengan kondisi baik dengan visibilitas 9 km dan angin 260/8 knots. Cuaca pada rute perjalanan tidak dimasukkan dalam brifing sebelum penerbangan.</p>
<p>Pada 08.26 WIB, PK-AGM berangkat dari Airport Budiarto. Pada 08.30, kontroler Budiarto menginstruksikan kepada calon pilot untuk mengontak kontroler di Jakarta. Calon pilot kemudian mengontak Jakarta dan meminta izin untuk naik pada ketinggian 6500 kaki. Pesawat terlihat pada layar radar di bagian barat dari area latihan barat di ketinggian 2000 kaki.</p>
<p>Kontroler Jakarta memonitor bahwa pesawat sedang menghadap barat laut dan memasuki area lepas landas pada Soekarno Hatta Airport. Kontroler menginstruksikan kepada calon pilot untuk merubah arah ke selatan. Pada saat itu, landasan Soekarno Hatta sedang digunakan.</p>
<p>Calon pilot meminta untuk melintasi radial 300 BTO VOR. Kontroler menginstruksikan untuk belok kanan dan menghadap ke utara sehingga pesawat bisa melintasi radial yang diinginkan.</p>
<p>Pada 09.56, calon pilot meminta untuk kembali ke pangkalan karena cuaca yang buruk. Posisi pesawat yang terlihat pada layar adalah pada tenggara dari Merak dan berada pada sisi kanan dari trek yang diinginkan. Pada saat itu, beberapa pesawat berangkat dari Soekarno Hatta meminta untuk menghadap 270 untuk menghindari cuaca. Calon pilot diminta untuk turun di ketingian 3500 kaki dan menghadap 140 derajat untuk menghindari padatnya bandara Soekarno-Hatta.</p>
<p>Komunikasi tiba-tiba hilang pada koordinat S 05o.58’.87,6”; E 106 o. 08’. 46,0”. Kontroler kemudian menghubungi kontroler Radin Inten untuk menginformasikan bahwa PK-AGM kembali ke Budiarto. Pada 09.58 layar radar pada kontroler Jakarta untuk PK-AGM terlihat sebagai <em>flight plan track</em>, ini mengindikasikan bahwa posisi peswat terbang  (target) hilang dan hanya <em>flight plan track </em>yang terlihat pada layar radar. Puing pesawat diketemukan di Teluk Banten pada koordinat S 5°. 57&#8242;, 6,33&#8243;, E 106°. 7&#8242;. 18,04&#8243;.</p>
<p>Kecelakaan ini bisa dijelaskan secara singkat dalam 5W:</p>
<ul>
<li>What: sebuah pesawat Tobago Socato TB-10</li>
<li>When: 1 desember 2010</li>
<li>Who: 1 calon pilot</li>
<li>Why: cuaca buruk dan skil calon pilot yang kurang</li>
<li>Where: Teluk Banten</li>
</ul>
<div></div>
<ul>
<li><strong>B.     </strong> <strong>Tingkat Kecelakaan</strong></li>
</ul>
<p>Kecelakaan ini menewaskan 1 orang dan membuat pesawatnya hancur karena bertabrakan dengan air.</p>
<p><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-491" title="2" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg?w=560" alt=""   /></a></p>
<p align="center"><strong>Gambar 2. Puing Pesawat</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Puing pesawat menyebar sekitar 6 km persegi antara Pulau Panjang dan Pulau Kubur di Teluk Banten. Operasi tim SAR menemukan propeler, sayap kanan, instumen kokpit dan <em>nose landing gear </em> pada tempat terpisah.</p>
<p><strong> <a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-492" title="3" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/3.jpg?w=560&#038;h=353" alt="" width="560" height="353" /></a></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>Gambar 3. Letak puing pesawat</strong></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="133" height="23"> <strong> </strong><strong> </strong><strong> </strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> <a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-493" title="4" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/4.jpg?w=560" alt=""   /></a></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>Gambar 4. Puing Sayap kiri pesawat</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kecelakaan ini dapat dikategorikan sebagai kecelakaan mayor karena dari segi konsekuensi kecelakaan ini berada dalam tingkat mayor dan dari segi kemungkinan masuk dalam kejadian yang bisa saja terjadi namun jarang. Sehingga dari tabel di bawah ini, kecelakaan PK-AGM di Teluk Banten dikategorikan sebagai “high”.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="111" height="20"> <strong> </strong><strong> </strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> <a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/5.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-494" title="5" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/5.jpg?w=560" alt=""   /></a></strong></p>
<p align="center"><strong>Gambar 5. Tabel Kategori Kecelakaan</strong></p>
<p style="text-align:left;" align="center">
<p style="text-align:left;" align="center"><strong>C.     </strong><strong>Analisis Kecelakaan</strong></p>
<p>Pada pertama kali kontak dengan kontroler Jakarta, pesawat terlihat pada layar radar di area barat area latihan (radial 270 BTO VOR). Pesawat kemudian terbang ke arah barat laut dan memasuki area lepas landas dari Soekarno Hatta. Kontroler menginstruksikan calon pilot untuk menghadap selatan. Lalu, calon pilot meminta untuk melintasi radial 300 BTO VOR dan kontroler menginstruksikan untuk belok ke kanan sehingga menghadap selatan.</p>
<p>Pesawat telah melintasi radial 300 BTO VOR 2 kali, sebelum memasuki area lepas landas  Soekarno-Hatta dan ketika terbang ke arah selatan. Hal ini menujukkan bahwa calon pilot tidak familiar dengan instrumen penerbangan khususnya tentang konsep radial. Padahal, pada silabus training PPL telah tercantum tentang <em>radio instrument flying</em>.</p>
<p>Komunikasi terakhir antara calon pilot dan kontroler terjadi ketika calon pilot ingin kembali ke Budiarto karena cuaca yang buruk. 2 menit kemudian, kontroler memberi tahu bahwa pesawat telah menghilang dari layar radar.</p>
<p>Informasi yang diberikan pada saat briefing diberikan kepada calon pilot sebelum penerbangan tidak termasuk keadaan cuaca dari Budiarto ke Radin Inten. Calon pilot dengan pengalaman yang kurang pada instrumen penerbangan mungkin mengalami kesulitan untuk terbang pada <em>Instrument Meteorological Condition</em> (IMC) khususnya pada cuaca turbulens yang meningkatkan tugas dari pilot.</p>
<p>Puing pesawat ditemukan di laut, sebelah timur laut dari trek dari Budiarto ke Merak. Pesawat benar-benar dalam keadaan yang rusak parah. Hal ini menunjukkan bahwa pesawat jatuh dalam kecepatan tinggi. Sayap kiri yang rusak parah menunjukkan bahwa pesawat ini jatuh dalam keadaan sudut besar. Kecepatan tinggi dan sudut yang besar menunjukkan bahwa pesawat jatuh dengan keadaan berputar (spin). Propeller yang masih menyala ketika tabrakan menunjukkan bahwa mesin masih hidup ketika tabrakan. Tempat duduk pilot ditemukan lepas dari <em>fuselage</em> menunjukkan bahwa adanya tubrukan dengan gaya yang besar sehingga melepaskan <em>fuselage</em>.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="78" height="22"> <a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/6.jpg"><img class="size-full wp-image-495 aligncenter" title="6" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/6.jpg?w=560" alt=""   /></a><strong> </strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>Gambar 6. Propeller pesawat yang rusak</strong></p>
<ol>
<li><strong>D.     </strong><strong>Penyebab Utama Kecelakaan</strong></li>
</ol>
<p>Penyebab utama kecelakaan adalah:</p>
<ul>
<li>Pesawat jatuh dalam keadaan berputar  student pilot tak familiar dengan  Instrument Light Rule (ILR) sehingga tidak bisa terbang dalam Instrument Meteorogical Instrument (IMC)</li>
<li>Tak memahami general dan radio instrumen pada silabus training</li>
<li>Pre flight briefing tidak memasukkan informasi udara di rute perjalanannya padahal ada di Curug Meteorogical Office</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Analisis Kecelakaan dengan Bird and Loftus Model</li>
</ol>
<p>Untuk mendalami kasus kecelakaan ini, kita dapat menggunakan Bird and Loftus Model yang merupakan urutan kejadian dari <em>Lack of Management </em>ke <em>Loss</em>.</p>
<p>Informasi yang diberikan pada saat briefing diberikan kepada calon pilot sebelum penerbangan tidak termasuk keadaan cuaca dari Budiarto ke Radin Inten. Calon pilot dengan pengalaman yang kurang pada instrumen penerbangan mungkin mengalami kesulitan untuk terbang pada <em>Instrument Meteorological Condition</em> (IMC) khususnya pada cuaca turbulens yang meningkatkan tugas dari pilot.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="79" height="27"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-496" title="7" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/7.jpg?w=560" alt=""   /></a><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/7.jpg"><br />
</a></strong></p>
<p align="center">Gambar 7. Bird and Loftus Model</p>
<p>Penerapan model tersebut pada kasus kecelakaan ini dapat dilihat pada gambar berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-497" title="8" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/8.jpg?w=560&#038;h=460" alt="" width="560" height="460" /></a></p>
<p align="center">Gambar 8. Bird and Loftus Model pada Kasus PK-AGM</p>
<p align="center">
<p align="center">
<ol>
<li><strong>Rekomendasi Pencegahan Kecelakaan</strong></li>
</ol>
<p>Rekomendasi untuk Pencegahan Kecelakaan ini dapat dilihat pada tabel berikut:</p>
<table width="592" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="252">Rekomendasi</td>
<td valign="top" width="123">Tahap Pencegahan</td>
<td valign="top" width="95">Long/Short term</td>
<td valign="top" width="123">Penyebab Kecelakaan</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Menyediakan fasilitas untuk mengakses satelit cuaca di kantor operasi penerbangan sehingga instruktor dan murid akan mendapat informasi tentang cuaca sebelum terbang di STPI</p>
<p>&nbsp;</td>
<td valign="top" width="123">Administratif</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Lack of Management</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Menyediakan penjelasan terkait ramalan cuaca untuk murid sebelum terbang</p>
<p>&nbsp;</td>
<td valign="top" width="123">Administratif</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Lack of Management</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Meningkatkan pengetahuan dari student pilot tentang peraturan visual penerbangan</p>
<p>&nbsp;</td>
<td valign="top" width="123">Administratif</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Lack of Management dan Indirect Cause</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Menyediakan penjelasan terkait dengan cuaca kepada para murid  dari Curug Meteorogical office</p>
<p>&nbsp;</td>
<td valign="top" width="123">Administratif</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Lack of Management</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Melarang Penerbangan Sendirian Cross Country dari seorang calon pilot</td>
<td valign="top" width="123">Administratif</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Lack of Management</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Surveilans dari Kontroler Bandara dan tampat latihan untuk semua calon pilot</td>
<td valign="top" width="123">Adiministratif</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Indirect Cause</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="252">Menyediakan desain pesawat yang lengkap dengan kursi pelontar dan parasut</td>
<td valign="top" width="123">Engineering Control</td>
<td valign="top" width="95">Long</td>
<td valign="top" width="123">Direct cause dan Loss</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center">Tabel 1. Rekomendasi Pengendalian</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikianlah pembahasan kasus kecelakaan ini, selalu ada pelajaran yang dapat dipetik dari setiap kecelakaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h1>Daftar Pustaka</h1>
<p>Kusminanti, Yuni. <em>Bahan Kuliah Accident Causation Model.</em> Jakarta, 2010.</p>
<p>National Transportation Safety Comittee. <em>Aircraft Accident Investigation Report: Indonesia Civil Aviation Institute Socata TB-10 Tobago; PK-AGM.</em> Jakarta: Ministry of Transportation, 2010.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/489/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=489&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/15/jatuhnya-pesawat-sogata-tb-10pk-agm-di-selat-sunda-pada-1-desember-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengalaman 2nd Health Profession Education Quality Conference</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/09/pengalaman-2nd-health-profession-education-quality-conference/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/09/pengalaman-2nd-health-profession-education-quality-conference/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 06:22:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[bali agung]]></category>
		<category><![CDATA[budaya bali]]></category>
		<category><![CDATA[HPEQ conference]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengalama]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[2nd HPEQ menjadi pengalaman sangat berharga yang tak akan pernah saya lupakan. Begitu banyak ilmu tentang kesehatan yang tak hanya berasal dari profesi kesehatan masyarakat saja, tapi juga profesi kesehatan lain seperti kedokteran, kedokteran gigi, perawat, bidan, farmasi. Ilmu-ilmu dari mereka dapat dengan saya peroleh tanpa susah payah, saya hanya cukup mendengarkan apa yang pemateri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=485&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>2nd HPEQ menjadi pengalaman sangat berharga yang tak akan pernah saya lupakan. Begitu banyak ilmu tentang kesehatan yang tak hanya berasal dari profesi kesehatan masyarakat saja, tapi juga profesi kesehatan lain seperti kedokteran, kedokteran gigi, perawat, bidan, farmasi. Ilmu-ilmu dari mereka dapat dengan saya peroleh tanpa susah payah, saya hanya cukup mendengarkan apa yang pemateri sampaikan, terlibat aktif dalam diskusi dan berkenalan dengan banyak teman-teman lain dari profesi kesehatan di seluruh Indonesia. Saya menyebutnya sebagai “<em>4 days with study hard and play hard</em>”, benar-benar menarik!</p>
<p>2nd HPEQ sangat membuka wawasan saya mengenai dunia pendidikan kesehatan di Indonesia yang dapat saya peroleh dari materi yang disampaikan. Saya jadi mengetahui banyak hal seperti persebaran tenaga kesehatan di Indonesia, sistem pendidikan kesehatan dari profesi kesehatan lain tak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri dan bagaimana sistem pendidikan kesehatan harus dibawa kelak ke depannya. Tak hanya ilmu yang bersifat teori, saya juga mendapatkan ilmu-ilmu lain yang lebih praktis seperti drama tentang penyelamatan warga dari erupsi Gunung Merapi yang dibawakan mahasiswa lintas profesi kesehatan dari UGM.</p>
<p><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2nd-hpeq.jpg"><img class="aligncenter" title="2nd hpeq" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2nd-hpeq.jpg?w=306&#038;h=281" alt="" width="306" height="281" /></a></p>
<p>Banyak sekali hal yang berkesan selama konferensi. Hal yang paling berkesan tentu ilmu-ilmu tentang pendidikan kesehatan yang sangat berharga, tak sia-sia saya harus pergi dari Jakarta ke Bali untuk mendapatkan semua ilmu ini. Selain itu, saya juga terkesan dengan lokasi tempat 2nd HPEQ diselenggarakan: Bali. Eksotisme bali berhasil memukau siapa saja pengunjungnya, termasuk saya. Di sini, saya bisa melihat budaya Bali yang tetap asli meskipun banyak budaya lain yang datang, pesona alam Bali yang sangat elok dan asri ditambag dengan cita rasa seni tinggi seperti yang ditunjukkan saat pertunjukkan “Bali Agung”. Terima kasih untuk panitia yang telah mempersiapkan semuanya ini untuk kenyamanan kami.</p>
<p>Berikut saya berikan materi dari 2nd HPEQ Conference.. semoga bermanfaat</p>
<p><a href="http://www.4shared.com/rar/HWShv6Mv/Materi_HPEQ__PDF_.html">Materi 2nd hpeq</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/485/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/485/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=485&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/09/pengalaman-2nd-health-profession-education-quality-conference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2nd-hpeq.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2nd-hpeq.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">2nd hpeq</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/2nd-hpeq.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2nd hpeq</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Resolusi untuk Revolusi Diri</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/06/dari-resolusi-untuk-revolusi-diri/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/06/dari-resolusi-untuk-revolusi-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 17:20:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[kenali diri sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[marwah daud ibrahim]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi 2012]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi diri]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari, ada seorang pekerja memulai tugas untuk pertama kalinya si sebuah pabrik mobil. Tak seperti pekerja lain yang langsung bekerja, ia membuat rencana seluruh karirnya dalam sebuah kartu kecil beserta detail tanggal promosinya ke tingkat jabatan yang lebih tinggi. Ia menulis itu dengan sungguh-sungguh begitupula dengan usahanya. Ia percaya bahwa resolusi dalam kartu-kartu kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=481&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center">Suatu hari, ada seorang pekerja memulai tugas untuk pertama kalinya si sebuah pabrik mobil. Tak seperti pekerja lain yang langsung bekerja, ia membuat rencana seluruh karirnya dalam sebuah kartu kecil beserta detail tanggal promosinya ke tingkat jabatan yang lebih tinggi. Ia menulis itu dengan sungguh-sungguh begitupula dengan usahanya. Ia percaya bahwa resolusi dalam kartu-kartu kecil ini bisa membuat dirinya melakukan revolusi. Sampai pada suatu saat, ia berhasil memenuhi resolusinya sebagai presiden perusahaan mobil itu. Ia adalah Lee lacocca dan perusahaan mobil itu adalah Ford Motor Company.</p>
<p style="text-align:left;" align="center">
<p>Lee lacocca bukanlah seorang muslim tapi apa yang telah dia lakukan telah sesuai dengan kandungan Surat Al Hasyr ayat 18:</p>
<p><em>&#8230;..Dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)&#8230;.</em>(Al Hasyr: 18)</p>
<p>Bagian dari ayat ini ditafsirkan oleh Ibnu Katsir: “hisablah diri kalian sebelum dihisab oleh Allah. Dan lihatlah apa yang kalian lakukan untuk diri kalian sendiri berupa amal shalih untuk kemudian hari dan pada saat bertemu dengan Rabb kalian”.  Ayat tersebut memerintahkan kita untuk membuat resolusi diri kita dengan ujung resolusi itu adalah akhirat. Langkah-langkah untuk membuat resolusi ini telah disusun dengan mudah oleh Marwah Daud Ibrahim dalam bukunya “Mengelola hidup dan Merencanakan Masa Depan”. Langkah-langkah itu terdiri dari kenali diri sendiri, mencari peluang, tetapkan tujuan dan memiliki rancangan hidup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam merancang  sebuah program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hal yang pertama harus dilakukan adalah identifikasi bahaya yang ada. Identifikasi yang menjadi sebuah awalan yang penting untuk membuat program K3 merupakan hal yang penting juga dalam pembuatan resolusi diri. Dalam fase ini, kita harus menyadari “berasal dari mana saya?”. Pertanyaan ini harus dijawab dengan refleksi diri kita di masa lampau tentang apa saja kesuksesan, kegagalan dan pengalaman menarik lain yang telah membuat kita seperti sekarang. Pertanyaan selanjutnya adalah “Siapakah saya?”, pertanyaan ini harus dijawab dengan keadaan kita saat ini seutuhnya tentang nama kita, peran dan amanah kita di berbagai bidang, asal daerah kita dan lain-lain. Lalu kita juga harus mampu menjawab “Mau ke mana saya?”. Meskipun kita bergerak ke arah yang sama, arah akhirat, tetapi kita akan berangkat menuju akhirat dengan terminal yang berbeda. Setiap individu harus mempunyai <em>passion </em>nya masing-masing untuk mencapai terminal yang sesuai dengannya. Kita bisa mencontoh dari John Goddard yang menulis 127 impian hidupnya pada secarik kertas pada saat umur 15 dan berhasil meraih 103 impiannya pada saat usia 47 tahun padahal impian beliau bukanlah impian yang sepele, impian beliau adalah impian untuk menjelajahi banyak tempat-tempat dan kebudayaan eksostis di seluruh muka bumi!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cobalah Anda duduk sekitar 10 menit dan renungkan apa saja pekerjaan yang ada di Indonesia. Anda pasti akan menemukan berpuluh-puluh atau bahkan beratus-ratus pekerjaan yang ada di Indonesia. Pekerjaan-pekerjaan ini adalah peluang bagi kita yang sering kali tak pernah kita sadari. Selama ini, kita mungkin saja pernah berpikiran bahwa tak akan ada peluang bagi masa depan kita. Padahal, peluang masih ada dan tetap akan terus ada selama kita masih mempunyai Allah. Kita hanya harus memilih: menunggu peluang atau membukan peluang? Kita juga harus memilih dari peluang yang sangat banyak itu mana yang sesuai dengan minat, profesi serta wilayah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selanjutnya, kita memiliki tujuan dan fokus hidup yang jelas. Kelak dengan langkah ini, kita tidak akan lagi mempunyai cita-cita “berguna bagi bangsa, negara, dan agama”. Cita-cita seperti itu bukannya tidak baik, namun cita-cita itu tidak memiliki tujuan dan fokus yang jelas. Mulailah memiliki impian jelas dan realistis seperti menjadi pemain sepakbola yang berlaga di Eropa untuk mengharumkan nama bangsa, menjadi anggota DPR yang jujur untuk berbakti kepada negara, menjadi aktivis da’wah yang militan untuk agama, atau apa saja keinginan kita yang jelas dan realistis. Fokus dan tujuan yang realistis ini akan membantu kita dalam mengatasi masalah dan membuat kita mudah menembus apapun untuk mencapai tujuan kita selayaknya sinar Laser yang memiliki foton yang fokus dan koheren sehingga mampu untuk menembus halanngan yang ada bahkan bisa memotong halangan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah mempunyai tujuan hidup hendaknya kita menguraikannya dalam peta hidup. Peta hidup ini dapat dibuat per tahun hingga kita meninggal, per 5 tahun dengan rincian tujuan per bulan, per bulan dengan rincian agenda per hari dan bisa juga per hari dengan rincian aktivitas per jam. Peta hidup ini akan membuat hidup kita lebih teratur dan mencapai tujuan dengan langkah-langkah yang rinci.</p>
<p><a href="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-482" title="Untitled" src="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg?w=560" alt=""   /></a></p>
<p>Langkah-langkah untuk membuat resolusi memang banyak macamnya, banyak pilihannya, dan banyak pula alatnya. Akan tetapi, semua langkah-langkah itu akan percuma ketika tidak ada rasa semangat dan konsistensi. Jangan pernah berletih-letih untuk membuat resolusi diri ketika kita tidak mempunya semangat dan konsistensi untuk menjalankannya. Ingatlah bahwa dengan resolusi hidup kita dapat lebih mudah, jelas, teratur dan yang terpenting kita dapat beribadah kepada Allah dengan mempersiapkan kehidupan di akhirat kelak dari kehidupan kita sekarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Referensi:</p>
<p>Basic Life Skills: mengelola hidup &amp; merencanakan masa depan/Marwah Daud Ibrahim. Jakarta: MHMMMD Production, 2003.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/481/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=481&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/06/dari-resolusi-untuk-revolusi-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg?w=150" />
		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">Untitled</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/untitled.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Untitled</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGHARAPKAN (CALON) TENAGA KESEHATAN INDONESIA</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/01/mengharapkan-calon-tenaga-kesehatan-indonesia/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/01/mengharapkan-calon-tenaga-kesehatan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 14:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Sekelompok pekerja, alat-alat berat dan pagar-pagar kini telah terlihat mengelilingi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Mau tak mau masyarakat FKM UI harus bersiap menyambut kedatangan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi. Sebuah area rumpun kesehatan yang terdiri dari Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Farmasi dan 3 fakultas yang disebutkan tadi telah siap untuk diwujudkan. Harapan baru untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=464&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><strong></strong>Sekelompok pekerja, alat-alat berat dan pagar-pagar kini telah terlihat mengelilingi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Mau tak mau masyarakat FKM UI harus bersiap menyambut kedatangan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi. Sebuah area rumpun kesehatan yang terdiri dari Fakultas Ilmu Keperawatan, Fakultas Farmasi dan 3 fakultas yang disebutkan tadi telah siap untuk diwujudkan. Harapan baru untuk mengatasi beragam permasalahan kesehatan Indonesia bisa saja terwujud dari kebijakan ini.</p>
<p>Begitu banyak masalah kesehatan yang masih dimiliki oleh Indonesia. Insidens penyakit infeksi yang tinggi bersamaan dengan insidens penyakit non infeksi yang juga tinggi telah membuat sulitnya merumuskan kebijakan kesehatan yang tepat guna mengatasi 2 jenis penyakit ini. Ada lagi masalah sistem kesehatan Indonesia yang belum juga menguntungkan masyarakat kecil karena masih banyak masyarakat kecil yang tak mampu untuk mengakses ke pelayanan kesehatan, beruntung kini UU BPJS telah disahkan tetapi pengesahan ini belum berdampak luas di masyarakat. Selain itu, para tenaga kesehatan Indonesia kini seperti sedang menghadapi ancaman ASEAN Community 2015 yang memudahkan institusi kesehatan untuk memperkerjakan tenaga kesehatan asing sehingga lapangan kerja tenaga kesehatan di Indonesia bisa saja akan semakin sedikit.</p>
<p>Indonesia masih memiliki banyak masalah terkait dengan tenaga kesehatan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 220 juta jiwa, jumlah tenaga kesehatan Indonesia tak mampu untuk menjangkau populasi sebanyak itu. Menurut data dari Lancet (2011), Indonesia hanya memiliki 20 orang dokter, bidan atau perawat dalam 100.000 populasi. Hal ini sangat jauh bila dibandingkan dengan Fiipina yang mencapai 85 lebih dokter, bidan atau perawat dalam 100.000 populasi padahal Indonesia memiliki 1199 total institusi pendidikan kedokteran, keperawatan dan kebidanan pada tahun 2008 sementara Filipina hanya memiliki 824 pada tahun 2007. Persebaran tenaga kesehatan Indonesia pun tidak merata karena sebagian besar tenaga kesehatan Indonesia berada di Pulau Jawa. Egoisme profesi juga sering muncul dalam praktek kesehatan sehari-hari. Ada profesi kesehatan yang merasa lebih baik dari profesi kesehatan lainnya sehingga profesi itu seakan-akan menjadi “atasan” dari profesi kesehatan lain walaupun sebenarnya semua profesi kesehatan adalah setara. Kurangnya pendidikan interprofesi kesehatan juga menjadi masalah bagi tenaga kesehatan karena mereka akan mendapatkan ilmu yang sedikit untuk bekerja antar profesi kesehatan kelak di dalam masyarakat. Tanpa tenaga kesehatan dengan kualitas dan kuantitas yang cukup tidak mungkin Indonesia bisa menjadi lebih sehat.</p>
<p><strong>Menjadi Tenaga Kesehatan Indonesia Masa Depan</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sebagai calon tenaga kesehatan Indonesia semestinya kita sadar bahwa tugas yang kita tangggung kelak tidaklah mudah. Wilayah Indonesia yang luas dari Sabang sampai Merauke, jumlah penduduk yang sangat besar, fasilitas yang kurang memadai dan persebaran tenaga kesehatan Indonesia yang tidak merata adalah tantangan kita di masa depan. Selayaknya, orientasi kita adalah orientasi pengabdian masyarakat bukan orientasi uang,harta, ataupun jabatan karena ilmu kesehatan yang kita pelajari terlalu hina kalau hanya digunakan untuk mendapatkan uang,harta ataupun jabatan. Kita juga harus menyadari bahwa kita tidak bertugas sendirian dalam menciptakan Indonesia yang lebih sehat, masih banyak tenaga kesehatan dari profesi lain yang juga berkeinginan untuk membuat Indonesia yang lebih sehat. Kita dan profesi kesehatan lain hanya melihat “kesehatan” dalam sisi yang berbeda namun tetap memiliki tujuan yang sama (Dwiprahasto,2011).</p>
<p>Pemerintah dan <em>stakeholder </em>lain juga harus mempersiapkan proses terbaik untuk menciptakan tenaga kesehatan yang berkualitas. Institusi pendidikan kesehatan harus diakreditasi secara kontinu untuk menjamin kualitasnya. Pemerintah juga dapat membuat sistem standarisasi,sertifikasi, ujian kompetensi untuk menjawab permasalahan tentang kualitas tenaga kesehatan Indonesia. Selain itu, pemerintah dan <em>stakeholeder</em> bisa memfasilitasi kerjasama antar profesi kesehatan di masa depan dengan kurikulum antar profesi, Kuliah Kerja Nyata (KKN) antar profesi kesehatan di masyarakat, dan berbagai macam cara lain.</p>
<p>Jalan menuju Gang Senggol masih ditutup sampai saat ini, pembangunan gedung baru untuk FK dan FKG UI pun masih dilanjutkan dengan segala kegaduhannya. Namun, hal itu bukanlah masalah jika nanti para calon tenaga kesehatan asal Universitas Indonesia bisa saling sinergis dan berkerja sama untuk menciptakan kualitas tenaga kesehatan yang lebih baik sehingga Indonesia yang lebih sehat bisa terwujud.</p>
<p><span style="opacity:0.25;"><span class="smarterwiki-popup-bubble-body"><span class="smarterwiki-popup-bubble-links-container"><span class="smarterwiki-popup-bubble-links"><span class="smarterwiki-popup-bubble-links-row"><a class="smarterwiki-popup-bubble-link" title="Search Google" href="http://www.google.com/search?q=%20%0D%0A%0D%0AIdentitas%20diri%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0ANama%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20Agung%20Supriyadi%0D%0A%0D%0AVarian%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20K3%20Reguler%202008%0D%0A%0D%0ANo.Hp%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20085697720054" target="_blank"><img class="smarterwiki-popup-bubble-link-favicon" src="https://www.google.com/favicon.ico" alt="" /></a><a class="smarterwiki-popup-bubble-link" title="Search YouTube" href="http://www.youtube.com/results?search_query=%20%0D%0A%0D%0AIdentitas%20diri%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0ANama%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20Agung%20Supriyadi%0D%0A%0D%0AVarian%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20K3%20Reguler%202008%0D%0A%0D%0ANo.Hp%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20085697720054" target="_blank"><img class="smarterwiki-popup-bubble-link-favicon" src="http://www.youtube.com/favicon.ico" alt="" /></a><a class="smarterwiki-popup-bubble-link" title="Search Wikipedia" href="http://www.google.com/search?hl=en&amp;btnI=I%27m+Feeling+Lucky&amp;q=%20%0D%0A%0D%0AIdentitas%20diri%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0A%20%0D%0A%0D%0ANama%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20Agung%20Supriyadi%0D%0A%0D%0AVarian%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20K3%20Reguler%202008%0D%0A%0D%0ANo.Hp%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%20%3A%20085697720054+wikipedia" target="_blank"><img class="smarterwiki-popup-bubble-link-favicon" src="image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAABQAAAATCAYAAACQjC21AAAAAXNSR0IArs4c6QAAAAZiS0dEAP8A/wD/oL2nkwAAAAlwSFlzAAAIpwAACKcBMsYCAwAAAAd0SU1FB9kFEwgQLXKnj9oAAAPsSURBVDiNdVRZSGRXEH1Joz8icSIMJsEQEvKvov4ICoOYIAp+KKISkLiAgij5UGOMjgoug6CiKC64i/sSpVHcl7jv7W6722pcWmyNoqBW6hRpyYSZC8W7975bdU+dOrcUIlL+axYWFq+SkpLybWxsYo17VlZWX/H6DebOzs4/ent7/+Lu7v7z/31h7y8U5fvV1VWNra3tIObGvZqamtaHh4fHxMTExb29vcejoyMKCwt7jIqKWuD/bz4Y0MXF5e319bU2JyfngA99x/YJ22empqZuERERKwcHB9Td3U37+/u0srJCc3NzNDIyQk1NTVcqleonPvv6JSCPL87OznQ8p+TkZC2vv2GzcnNz+83a2joqLy9vCQFnZ2dpfX2dlpaWqLe3lzo7O+WStLS0ORMTE7+XgCkpKTX07/Dz86PIyEhDVlaWISMjgxISEmRfp9PRzs4O7e7uEtMi6EZHRyVweHg4gp6bm5tbKK958PlbODES+ZmZmQmkxjsE2d3dHWm1WsrOzqa6ujoaGhqigYEBGh4epvT0dCovLyd7e3sfhR3fGR0vLy9fULa0tMj8/PycNBoNcVGIi0NxcXHU09NDY2Nj1N/fL2mXlZXJJV5eXkXK9va2DojggIDPz8/iuLGxQcvLy8IXEN7c3JBer5f14uKiIOzr66P29naqqqqiiooK8vf3n1aYbP3ExIQcZkkIKgcHBwJ/BoNB1ltbW8IbF466urrk3OTkpFhDQ4MEZA7Jx8fnSGEJ6I2pHh4eyvf2ViglVBbBwBMQb25u0sLCgnAXExMjVLS1tVFJSYmkHRoa+pfCmydwPjk5EYf7+3txwBoVRTFmZmZetFdcXEyBgYGUm5srVa6traWioiIqKCig4ODgVYVJnUE6LGpBhLQQDMjAHeaQzPT0tASG7iorK0U2kAwC4hIE9PT0HFZYvB7j4+NPQHlxcSGFOD4+Fvnw8xKOUGnwxAWkqakpqSz7CJ/V1dXEmiV+/+To6Pi7CJvFq356ehIHaA2ogPjq6krSRlVbW1ulqoODgyIbyMfX15dKS0spNjYWAf+2tLT8UgLyJAIPHinPz89LFcEXJIJUcdHa2ppIBAjVajWlpqYSNwcqLCwUdEFBQX9+ysP4llXcSf7gFO6A8PT0lJqbm4UXvB6kBc6QKgz/sAfu8Ers7OzecYxv3+s2PD53dXX9FVUFCiCqr6+njo4OSRMBwSN3FylKfn4+MQgKCAhAC1N9rB+aODk5vWUU5+ARUoHu8CpQ0cbGRjFcxA3kkjtRAft8/dEGazRuRabcZH8ICQkpjo6OVjNHmvj4+GXuiyMeHh453ATCzMzMXn3I9x8oCiuuorpqawAAAABJRU5ErkJggg==" alt="" /></a></span></span></span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/464/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/464/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=464&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2012/01/01/mengharapkan-calon-tenaga-kesehatan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:thumbnail url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/10-nurani-fkm.png?w=100" />
		<media:content url="http://recyclearea.files.wordpress.com/2012/01/10-nurani-fkm.png?w=100" medium="image">
			<media:title type="html">10 NURANI FKM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://www.google.com/favicon.ico" medium="image" />

		<media:content url="http://www.youtube.com/favicon.ico" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DOTS: Meningkatkan Peran Aktif Lembaga Swadaya Masyarakat dalam Penanggulangan Tuberkulosis di Indonesia</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2011/12/12/dots-meningkatkan-peran-aktif-lembaga-swadaya-masyarakat-dalam-penanggulangan-tuberkulosis-di-indonesia/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2011/12/12/dots-meningkatkan-peran-aktif-lembaga-swadaya-masyarakat-dalam-penanggulangan-tuberkulosis-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 17:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[daur ulang tugas]]></category>
		<category><![CDATA[dots]]></category>
		<category><![CDATA[LSM]]></category>
		<category><![CDATA[TB]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[tuberkulosis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=462</guid>
		<description><![CDATA[ Pada tahun 1949, berita baik untuk dunia kesehatan muncul. Para ahli telah menemukan obat yang bisa menyembuhkan hampir 100% penderita Tuberkulosis Paru (TB). Jutaan orang telah dirawat dan diberikan obat itu sehingga penyakit ini lama kelamaan mulai lenyap dari banyak negara di Amerika dan Eropa. Anehnya, penyakit ini tidak pernah lenyap dari beberapa negara terutama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=462&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;" align="center"><strong> </strong>Pada tahun 1949, berita baik untuk dunia kesehatan muncul. Para ahli telah menemukan obat yang bisa menyembuhkan hampir 100% penderita Tuberkulosis Paru (TB). Jutaan orang telah dirawat dan diberikan obat itu sehingga penyakit ini lama kelamaan mulai lenyap dari banyak negara di Amerika dan Eropa. Anehnya, penyakit ini tidak pernah lenyap dari beberapa negara terutama negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. TB membuat sepertiga dari 8 juta orang yang terinfeksi berasal dari Asia Tenggara dengan 1 juta dari jumlah itu meninggal setiap tahunnya<sup>1</sup>. Di Indonesia, insidens TB mencapai 107 per 100.000 penduduk pada tahun 2006<sup>2</sup>. Angka ini menjadikan Indonesia menempati rangking 3 dalam jumlah kasus TB di dun. Jika TB bisa disembuhkan, mengapa TB masih menjadi masalah kesehatan yang besar di Indonesia? Bagaimana caranya untuk mengendalikan TB?</p>
<p>Masalah ini bermula dari sebuah bakteri kecil yang bernama <em>Mycobacterium tuberculosis</em>. Bakteri ini menyebar di udara ketika ada seseorang yang terinfeksi bersin, batuk atau bicara. Titik-titik kecil air liur dari orang itu mengandung bakteri <em>Mycobacterium tuberculosis</em> dan mengambang di udara sampai ada seseorang yang menghirupnya. Bakteri itu akan terbawa dalam paru-paru di mana bakteri itu akan memulai membelah diri, tumbuh serta menyerang sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini akan menyebar dengan cepat. Bahkan, setiap detik seseorang akan terinfeksi dengan TB di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia<sup>1</sup>.</p>
<p>Banyak hal yang menyababkan TB menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Program pengendalian TB masih dijalankan dengan pengorganisasian yang lemah sehingga banyak pasien TB yang tidak menjalankan perawatannya dengan sempurna. Mereka akan menjadi sumber utama penyebaran TB karena bakteri<em> </em>dalam tubuh mereka bisa resisten dan terus menyebar ke orang lain. TB juga menjadi bagian dari Epidemi HIV. Seseorang dengan infeksi HIV akan memiliki risiko sakit karena TB sebesar 10% per tahun, sementara seseorang yang tidak terinfeksi HIV “hanya” memiliki risiko sebesar 10%  dalam hidupnya<sup>1</sup>. Populasi yang terus bertambah juga mengakibatkan kasus TB terus bertambah karena sekitar setengah orang-orang yang terinfeksi TB akan “menginfeksi” pasangannya kelak. Selain itu, TB merupakan cerminan dari kondisi sosio-ekonomi yang miskin. TB akan mudah menyebar pada daerah miskin, padat penduduk dan tingkat gizi yang rendah.</p>
<p>Saat ini, ada berita yang lebih baik dari obat TB. Berita baik itu adalah strategi DOTS. Strategi ini terdiri dari 2 tujuan utama: menyembuhkan 85% dan mendeteksi 70% orang-orang yang terinfeksi TB<sup>1</sup>. DOTS memiliki 5 komponen utama, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>1.      </strong><strong>Dukungan Pemerintah</strong></li>
</ol>
<p>Pengendalian penyakit menular, termasuk TB, adalah tanggung jawab dari pemerintah. Komitmen politik yang kuat, tahan lama, serta terkoordinasi adalah hal yang sangat penting bagi penanggulangan TB.</p>
<ol>
<li><strong>2.      </strong><strong>Mikroskop</strong></li>
</ol>
<p>Cara terbaik untuk mendeteksi seseorang dengan infeksi TB adalah dengan menguji dahak (<em>sputum</em>) mereka dengan mikroskop. Seseorang dengan kuman TB di dalam dahaknya (<em>smear positive</em>) akan 10 kali lebih mudah menularkan TB daripada yang tak ada kuman TB dalam dahaknya (<em>smear negative</em>)<sup> 1</sup>.</p>
<ol>
<li><strong>3.      </strong><strong>Obat</strong></li>
</ol>
<p>Perawatan penuh dengan pemberian obat adalah kunci untuk pengendalian TB. Program pengendalian TB harus menjamin sebuah mekanisme obat TB yang berkelanjutan dan tak pernah berhenti sampai sembuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li><strong>4.      </strong><strong>Pengawas</strong></li>
</ol>
<p>Dalam perawatan penderita TB, semua obat dalam jangka waktu 6-8 bulan harus diminum agar penderita bisa benar-benar terbebas dari TB. Untuk memastikannya, peran dari pengawas sangat diperlukan. 30% dari pasien akan gagal dalam proses penyembuhan jika tidak ada pengawas dan hanya kurang dari 5%  yang akan gagal apabila terdapat pengawas untuk meminum obat<sup>1</sup>.</p>
<ol>
<li><strong>5.      </strong><strong>Laporan </strong></li>
</ol>
<p>Sebuah sistem monitoring yang baik adalah sebuah kebutuhan yang penting untuk meyakinkan bahwa para pasien telah benar-benar sembuh. Laporan individu setiap pasien yang dirawat, daftar semua pasien yang dirawat dan laporan reguler dari hasil pasien yang dirawat merupakan sistem dasar yang harus dipenuhi.</p>
<p>DOTS memang merupakan langkah komprehensif untuk menanggulangi TB, tapi DOTS tak akan pernah bisa sukses jika hanya dilakukan oleh pemerintah. Peran LSM sangatlah signifikan dalam menyukseskan DOTS. LSM dapat menyediakan pelayanan terkait dengan TB melalui klinik atau rumah sakit. Di sini, LSM akan berperan sebagai pelayanan baris kedua (<em>second line tratment</em>) untuk para penderita TB. LSM bisa berperan sebagai pendidik masyarakat dalam perawatan TB. Hal ini diperlukan karena banyak dari masyarakat yang tidak mengerti tentang bagaimana gejala TB, perawatan dan cara pengobatannya. LSM juga dapat mendorong perawatan berbasis komunitas (<em>community based care</em>). Melalui perawatan ini, LSM mendorong komunitas untuk lebih peka terhadap penderita TB dengan program-program yang dibuat oleh komunitas tersebut. Selain itu, LSM juga dapat membuat sebuah riset yang berguna untuk perkembangan dalam penanggulangan TB.</p>
<p>Beberapa LSM di luar negeri telah berhasil melaksanakan perannya dalam strategi DOTS. Sebuah LSM dari Nepal yang bernama GENETUP berhasil merawat 400 pasien setiap tahunnya dan mencapai tingkat kesuksesan hingga 85%<sup>3</sup>. Di India, terdapat sebuah LSM internasional bernama ACTIONAID yang telah menyediakan materi edukasi untuk TB. ACTIONAID bekerja sama dengan 275 LSM lokal dan berkonsentrasi di 138 distrik terbelakang India<sup>4</sup>. Di Bangladesh, sebuah LSM yang bernama BRAC telah menginisiasi perawatan berbasis komunitas di <em>thana</em> (kabupaten) Manikonj pada tahun 1986. Setiap <em>thana </em>memiliki  200-250 desa dan populasi 0,2-0,25 juta. BRAC berhasil mengembangkan proyek ini hingga menjangkau 60 <em>thana</em> dengan populasi mencapai 13-14 juta<sup>5</sup>. Ada juga LSM yang memiliki fokus dalam penelitian seperti The Foundation for Research in Community Health (FRCH). LSM ini telah melakukan studi pada India Barat yang menghasilkan perhatian dari banyak orang tentang TB dan revisi dari program nasional pemberantasan TB<sup>6</sup>.</p>
<p>TB adalah permasalahan kesehatan dunia yang akan terus membunuh manusia jika tidak segera dikendalikan. Peran pemerintah memang mutlak adanya, namun pemerintah sendiri tak akan bisa mengendalikan permasalahan TB ini. Peran dari LSM sebagai bentuk dari wujud aktif masyarakat dalam pemberantasan TB juga sangat diperlukan. Melalui strategi DOTS, LSM dapat mengoptimalkan perannya dalam penanggulangan TB untuk mewujudkan Indonesia yang terbebas dari TB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>Daftar Pustaka</strong></p>
<p>1        World Health Organization. NGOs and TB Control. New Delhi:WHO,1999;1-32.<strong></strong></p>
<p>2        Sub direktorat TB Departemen Kesehatan dan World Health Organization. Lembar Fakta TB (internet). 2008 Maret (diakses 2011, 13 November). Tersedia di http://<a href="http://www.tbindonesia.or.id/pdf/Lembar_Fakta_TB.pdf">www.tbindonesia.or.id/pdf/Lembar_Fakta_TB.pdf</a>/ <strong></strong></p>
<p>3        Nether A, Breyer G,Shresta B, Feldmann K. Directly observed intermittent short course chemoterapy in the Kathmandu Valley. Tubercle and Lung Disease 1996;77: 302-307.<strong></strong></p>
<p>4        Chakraborty A, Choudury S. <em>National TB Programme. Stopping the Killer</em>. ACTIONAID India, Bangalore 1997.<strong></strong></p>
<p>5        Chowdury AM, Chowdury , Islam MN, Islam A, Vaughan JP. Control of Tuberculosis by community health worker in Bangladesh. Lancet 1997; 350: 169-72.<strong></strong></p>
<p>6        Uplekar MW, Rangan S. Private doctors and tuberculosis control in India. Tubercle and Lung disease. 1993; 73: 332-337.<strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/462/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/462/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=462&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2011/12/12/dots-meningkatkan-peran-aktif-lembaga-swadaya-masyarakat-dalam-penanggulangan-tuberkulosis-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepakbola atau Juara Umum?</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2011/12/08/sepakbola-atau-juara-umum/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2011/12/08/sepakbola-atau-juara-umum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 16:59:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Juara umum]]></category>
		<category><![CDATA[medali emas]]></category>
		<category><![CDATA[sea games XXVI]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[Banyak media yang memberitakan bahwa tak lengkap rasanya jika Indonesia menjadi juara umum Sea Games XXVI tanpa memperoleh medali emas di cabang sepak bola. Hal itu memang mencerminkan kenyataan bahwa rakyat Indonesia sangat mencintai sepak bola. Suporter yang selalu membanjiri Gelora Bung Karno meskipun harga tiket masuk jauh lebih tinggi daripada cabang olahraga lain ditambah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=458&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak media yang memberitakan bahwa tak lengkap rasanya jika Indonesia menjadi juara umum Sea Games XXVI tanpa memperoleh medali emas di cabang sepak bola. Hal itu memang mencerminkan kenyataan bahwa rakyat Indonesia sangat mencintai sepak bola. Suporter yang selalu membanjiri Gelora Bung Karno meskipun harga tiket masuk jauh lebih tinggi daripada cabang olahraga lain ditambah dengan berita-berita tim nasional sepak bola Sea Games XXVI Indonesia yang selalu menjadi headline dalam berbagai media nasional adalah bukti kecintaan rakyat Indonesia terhadap sepak bola.</p>
<p>Kejuaraan olahraga antar bangsa seperti Sea Games ini adalah ajang untuk mewujudkan persaudaraan sekaligus sebagai ajang unjuk kekuatan antar bangsa. Kejuaraan olahraga antar bangsa adalah cara terbaik untuk “memamerkan” kekuatan suatu bangsa tanpa perang dan juga cara terbaik untuk mengetahui siapa bangsa terkuat di antara bangsa-bangsa yang mengikuti kejuaraan olahraga itu. Maka jangan heran ketika dua kekuatan utama dunia saat ini, China dan Amerika Serikat, mampu menjadi 2 negara terbaik pada Olimpiade terakhir di Beijing. Kedua negara ini adalah potret sukses pembinaan di semua cabang olahraga sejak dini dan dikombinasikan dengan kekuatan fisik yang prima.</p>
<p>Indonesia memiliki lebih dari 220 juta penduduk saat ini, namun dengan penduduk sebanyak itu Indonesia belum bisa menunjukkan prestasi olahraga yang hebat. Pembinaan olahraga yang tidak menyeluruh menjadi salah satu faktor penyebabnya. Cabang-cabang yang mampu menembus level internasional seperti bulu tangkis misalnya, hanya mendapatkan dana 40 miliar dalam setahun. Sementara cabang yang kurang mampu menembus level internasional seperti sepakbola telah menghabiskan dana hingga 150 miliar dalam setahun. Belum lagi pembinaan usia dini Indonesia yang masih harus pembenahan di sana-sini.</p>
<p>Indonesia mempunyai potensi untuk memiliki posisi internasional yang lebih baik dalam dunia olahraga yang kurang dimanfaatkan dengan baik. Pada Asia Games 2010 di Beijing silam, Indonesia mampu mengalahkan China pada cabang olahraga Perahu Naga yang merupakan cabang olahraga asli China. Tak tanggung-tanggung, Indonesia berhasil menyabet 3 emas dari cabang olahraga ini. Ironisnya, cabang olahraga ini justru gagal memperoleh emas satu pun di Sea Games XXVI. Bukan tidak mungkin apabila ada cabang- cabang olahraga lain yang memiliki nasib seperti Perahu Naga jika Indonesia tidak serius menggarap potensi yang ada.</p>
<p>Sea Games XXVI telah berakhir dengan menjadikan Indonesia sebagai juara umumnya. Ini berarti Indonesia telah berhasil memposisikan dirinya sebagai negara terkuat se-Asia Tenggara dalam cabang olahraga meski Indonesia harus gagal dalam cabang olahraga sepak bola. Kegagalan ini memang terasa sangat menyakitkan karena sepak bola merupakan cabang olahraga favorit mayoritas penduduk Indonesia. Namun, Penduduk Indonesia harus membuka mata bahwa cabang olahraga yang dipertandingkan bukan hanya sepak bola. Kita harus sadar bahwa ada cabang olahraga lain yang bisa membawa harum Nama Indonesia di dunia internasional. Pemerintah juga harus berusaha untuk melakukan pembinaan olahraga secara komprehensif agar Posisi Indonesia di dunia internasional bisa terangkat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/458/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/458/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=458&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2011/12/08/sepakbola-atau-juara-umum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Perang Badar dan Sri Sultan Hamengkubuwono</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2011/11/03/antara-perang-badar-dan-sri-sultan-hamengkubuwono/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2011/11/03/antara-perang-badar-dan-sri-sultan-hamengkubuwono/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 15:32:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[“Inilah dua golongan (golongan mu&#8217;min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.” (al hajj: 19) Apa kaitan antara Perang Badar dan Sri Sultan Hamengkubuwono? Apakah ada hubungan signifikan antara keduanya? Perang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=455&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“<em>Inilah dua golongan (golongan mu&#8217;min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka</em>.” (al hajj: 19)</p>
<p>Apa kaitan antara Perang Badar dan Sri Sultan Hamengkubuwono? Apakah ada hubungan signifikan antara keduanya?</p>
<p>Perang Badar adalah perang pertama umat Islam. Perang yang terjadi pada 2Hijriyah ini adalah perang yang terjadi ketika umat muslim sedang menjalankan Puasa Ramadhan untuk pertama kalinya. Perang ini terjadi dengan hanya melibatkan 313 pasukan muslim yang sebenarnya tak disiapkan untuk berperang untuk melawan 1000 pasukan kafir dengan kondisi yang lebih siap daripada pasukan muslim.</p>
<p>Sungguh amat berat kondisi umat Islam saat itu. Berperang dengan kondisi fisik yang tidak prima, jumlah yang kalah banyak dengan pasukan musuh ditambah lagi dengan persiapan yang kurang. Sungguh, tidak ada alasan yang bisa membuat pasukan muslim menang selain dari pertolongan Allah. Bahkan, karena gentingnya situasi di Badar akhirnya Rasulullah pun berdoa, sebuah doa yang “memaksa”.</p>
<p><em> “Ya Allah, hamba memohon kepada Engkau akan janji dan perjanjian Engkau. Ya Allah, Jika Engkau berkehendak (membuat hamba kalah), Engkau tidak akan disembah setelah hari (peperangan) ini.’ (HR. Bukhari)</em></p>
<p>Allah pun menjawab doa itu.<br />
&#8220;<em>(Ingatlah wahai Muhammad), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu lalu Dia mengabulkan permohonanmu</em>.&#8221; (QS Al-Anfal:9)</p>
<p>313 muslim dengan segala kekurangannya akhirnya mampu mengalahkan 1000 orang kafirn dan semua pejuang Badar akhirnya diberikan janji surge oleh Allah. Ini adalah sebuah ganjaran yang sangat setimpal atas keberanian,semangat dan kecintaan pada Allah dan Rasulullah Perang Badar.</p>
<p>Lalu,apa bagaimana dengan Sri Sultan Hamengkubuwono?</p>
<p>Jika Anda pernah ke Jogjakarta, pasti Anda akan menemukan fakta bahwa Sri Sultan sangatlah dicintai oleh warga Jogja bahkan lebih dicintai dari Presiden Republik Indonesia sekalipun. Bahkan, seorang dari Jogja pernah bercerita bahwa ada seorang Abdi Dalem Keraton yang mengabdikan hidupnya di Keraton meski dengan gaji sebesar Rp. 10.000 per bulan dan THR sebesar Rp. 7000. Angka gaji dan THR tersebut jelas tidak cukup untuk menafkahi diri masing-masing apalagi menafkahi keluarga. Para Abdi dalam lebih memilih “memakan cinta” daripada “memakan dari uang” mereka. Jangan heran juga ketika Mbah Marijan tetap keras kepala untuk menjaga Merapi. Hal itu ia lakukan karena ia sangat memegang amanah yang diberikan oleh Sri Sultan bahkan ia rela menukar nyawanya dengan amanah dari Sultan. Saya percaya, seandainya Sultan meminta Rakyat Jogja untuk memisahkan diri dari Indonesia maka semua Rakyat Jogja pasti akan mendukungnya.</p>
<p>Entah apa yang membuat para rakyat Jogjakarta sangat cinta pada Sultan. Bisa saja karena faktor sejarah di mana ketika masa penjajahan, Sultan dengan Keratonnya rela memberikan emasnya untuk jaminan Oeang Republik Indonesia.</p>
<p>Lantas, apa persamaannya?</p>
<p>Cinta lah persamaannya. Dengan cinta, para Mujahid Badar mampu mengalahkan pasukan kafir. Dengan cinta, para rakyat Jogjakarta patuh kepada Sri Sultan. Dengan cinta, Nabi Muhammad berhasil membuat pasukan Badar bertambah semangatnya. Dengan cinta juga, Sri Sultan Hamengkubowono mampu untuk mengorbankan egoism dirinya dan kedaerahannya untuk rakyatn Jogjakarta ataupun Indonesia.</p>
<p>Jika Umar bin Khatab pernah berkata</p>
<p>“Tidak ada Islam tanpa jamaah, tidak ada jamaah tanpa pemimpin dan tidak ada pemimpin tanpa ketaatan.”</p>
<p>Maka saya ingin menambahkan “tiada ketaatan tanpa rasa cinta”.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/455/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=455&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2011/11/03/antara-perang-badar-dan-sri-sultan-hamengkubuwono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video OKK Nurani X+1: Teman Sejatimu</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2011/09/07/video-okk-nurani-x1-teman-sejatimu/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2011/09/07/video-okk-nurani-x1-teman-sejatimu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 16:43:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[LDF]]></category>
		<category><![CDATA[Nurani]]></category>
		<category><![CDATA[Nurani FKM UI]]></category>
		<category><![CDATA[Nurani X+1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=452</guid>
		<description><![CDATA[Video kenangan Nurani X+1 yang diputar di OKK FKM UI 2011<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=452&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Video kenangan Nurani X+1 yang diputar di OKK FKM UI 2011</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='560' height='345' src='http://www.youtube.com/embed/5ChfzbiophU?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/452/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/452/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=452&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2011/09/07/video-okk-nurani-x1-teman-sejatimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bulan Perjuangan dan Kemenangan</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2011/08/12/bulan-perjuangan-dan-kemenangan/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2011/08/12/bulan-perjuangan-dan-kemenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Aug 2011 15:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[jihad]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]]></category>
		<category><![CDATA[shaum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=449</guid>
		<description><![CDATA[Bulan Perjuangan dan Kemenangan   Revolusi bumi terhadap matahari kini telah mengantarkan kita menuju Ramadhan. Sebuah bulan yang pernuh berkah dan banyak hikmah di dalamnya. Bulan di mana kita harus menjaga hawa nafsu dari makan dan minum serta bersetubuh  dari mulai fajar hingga matahari terbenam. Akan tetapi, banyak dari kita yang menjadikan Ramadhan sebagai alasan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=449&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Bulan Perjuangan dan Kemenangan</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Revolusi bumi terhadap matahari kini telah mengantarkan kita menuju Ramadhan. Sebuah bulan yang pernuh berkah dan banyak hikmah di dalamnya. Bulan di mana kita harus menjaga hawa nafsu dari makan dan minum serta bersetubuh  dari mulai fajar hingga matahari terbenam. Akan tetapi, banyak dari kita yang menjadikan Ramadhan sebagai alasan untuk tidak produktif, malas, dan enggan beraktifitas seperti biasa. Bahkan, ada orang yang tidur lebih banyak di Bulan Ramadhan  daripada bulan lainnya karena menganggap semakin banyak tidur semakin banyak pahala.</p>
<p>“Kontradiktif” adalah kata yang tepat dari situasi yang dilukiskan pada paragraf di atas terhadap apa yang dilakukan oleh kaum muslim sebelum kita. Mereka meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya karena mereka menyadari begitu banyak rahmat dan pelipatgandaan pahala dari Allah di Bulan Ramadhan ini. Mereka juga tak segan untuk berperang untuk menegakkan kalimat Allah di bumi-Nya. Mereka berperang seolah dalam keadaan kenyang, berkecukupan, penuh semangat padahal keadaan mereka saat itu tidak memiliki pemasukan energi dari makanan ataupun minuman.</p>
<p>Tengoklah pada perang pertama umat Islam yang tepat terjadi ketika 17 Ramadhan tahun 2 hijriyah. Ketika itu, perintah untuk puasa Ramadhan baru saja diturunkan. Akan tetapi, pasukan muslim yang sedang berpuasa dan berjumlah hanya 313 orang saja serta tanpa persiapan perang, harus merelakan dirinya untuk berhadapan dengan 1000 orang kaum kafir dari Mekkah di medan Badar. Secara logika, tidak mungkin pasukan muslim dengan begitu banyak kelemahan bisa menang di Badar. Tapi, Allah telah memberi kekuatan kepada mereka sehingga mereka bisa menang di Badar.</p>
<p>Atau kita bisa membuka buku Shirah Nabawi kita, lantas carilah Perang Ahzab. Hanya 1000 orang mujahid muslim harus membela Allah dengan berhadapan dengan 100.000 kaum kafir dari berbagai macam golongan. Perang yang juga terjadi dalam bulan Ramadhan tahun kelima hijriyah ini, harus dilewati para mujahid dengan peluh dan dahaga yang teramat sangat karena harus menggali parit yang sangat besar untuk mencegah pasukan musuh memasuki Madinah. Para Mujahid pun akhirnya menang walaupun dalam keadaan Puasa dan kelelahan yang teramat sangat.</p>
<p>Kita juga bisa melihat film “kingdom of heaven” yang menggambarkan perang antara Pasukan Salib dengan Mujahid Muslim yang dipimpin oleh Shalahudin Al Ayyubi. Lihatlah betapa heroiknya Mujahid Muslim yang berperang dengan penuh tenaga untuk membebaskan Jerussalem. Kita mungkin tidak sadar bahwa kegagahan Mujahid Muslim pada perang yang terjadi pada 584 Hijriyah itu berlangsung dalam keadaan lapar dan haus karena puasa wajib Ramadhan yang sedang mereka lakukan.</p>
<p>Kemudian, lihatlah pada bangsa kita ketika kita berhasil memproklamasikan kemerdekaan ketika Ramadhan. Padahal, banyak orang yang tidak percaya bangsa Indonesia yang terpecah antara kaum agamis dan nasionalis, minim fasilitas dan keuangan, dan kekurangan Indonesia yang lain mampu untuk memerdekakan dirinya sendiri tanpa hadiah dari bangsa manapun. Kita semua berhasil menjawab ketidakpercayaan itu dengan kemerdekaan yang masih bisa kita nikmati hingga sekarang.</p>
<p>Sejarah muslim pada Bulan Ramadhan telah dilalui dengan banyak perjuangan dan kemenangan yang gilang gemilang. Maka, apakah kita masih ingin banyak tidur dan bermalasan dalam Ramadhan? Tidakkah kita malu pada Rasulullah,Shalahudin Al Ayyubi, Para Mujahid Islam, dan para pendiri negara kita yang berjuang dan memperoleh kemenangan di Bulan Ramadhan? Mari kita isi Ramadhan ini dengan perjuangan untuk meningkatkan ibadah kepada Allah dan raihlah kemenangan dalam Ramadhan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/449/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/449/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=449&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2011/08/12/bulan-perjuangan-dan-kemenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepemimpinan Profetik Untuk Para Pemimpin</title>
		<link>http://recyclearea.wordpress.com/2011/07/14/kepemimpinan-profetik-untuk-para-pemimpin/</link>
		<comments>http://recyclearea.wordpress.com/2011/07/14/kepemimpinan-profetik-untuk-para-pemimpin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2011 15:16:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>agung supriyadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan proefetik]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin islam]]></category>
		<category><![CDATA[profetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://recyclearea.wordpress.com/?p=446</guid>
		<description><![CDATA[Kepemimpinan Profetik adalah kepemimpinan yang membebaskan penghambaan kepada manusia menjadi hanya kepada Allah saja. Kepemimpinan profetik ini ada berdasarkan Surat Ali Imran ayat 110, Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=446&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kepemimpinan Profetik adalah kepemimpinan yang membebaskan penghambaan kepada manusia menjadi hanya kepada Allah saja. Kepemimpinan profetik ini ada berdasarkan Surat Ali Imran ayat 110,</p>
<p><em>Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.</em> (Ali Imran : 110)</p>
<p><img class="aligncenter" title="da'wah" src="http://jaringannusantara.files.wordpress.com/2010/08/kepemimpinan-profetik.jpg?w=300&#038;h=262" alt="" width="300" height="262" /></p>
<p>Dari  surat Ali Imran ayat 110 tersebut, kita dapat mengambil 3 syarat kepemimpinan profetik. Syarat kepemimpinan profetik yang pertama adalah menyuruh kepada yang ma’ruf (kebaikan). Syarat ini mengacu pada konsep humanisasi atau memanusiakan manusia. Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang suka akan kebaikan, mereka akan selalu mencari bentuk kebahagiaan dari kebaikan yang dia berikan dan dia dapatkan. Dengan konsep humanisasi, maka seorang pemimpin akan memberikan kebaikan kepada orang yang dipimpinnya, kemudian orang yang dipimpinnya akan merasa senang, dengan sendirinya orang itu akan merasa dimanusiakan oleh pemimpinnya.</p>
<p>Syarat yang kedua adalah mencegah dari yang munkar (keburukan). Syarat ini mengacu pada konsep liberalisasi atau pembebasan. Konsep mencegah dari keburukan ini adalah konsep yang lebih sulit daripada mengajak pada kebenaran karena untuk melakukan hal ini diperlukan suatu keberanian yang lebih daripada mengajak kepada kebaikan dan suatu <em>uswah</em> (contoh) dari para pencegah keburukannya, jangan sampai ketika kita melarang suatu keburukan, kita malah menjadi orang yang melalukan keburukan itu. Berdasarkan syarat ini, pemimpin haruslah mampu untuk membedakan mana yang baik dan buruk serta berani untuk mencegah keburukan dengan kekuasaannya. Bukankah sebaik-baik pencegah keburukan adalah kekuasaan?</p>
<p>Syarat yang ketiga adalah beriman kepada Allah. Syarat ini mengacu konsep transendensi. Konsep ini adalah manifestasi dari misi humanisasi dan liberalisasi yang diartikan sebagai kesadaran ilahiyah yang mampu menggerakkan hati dan bersikap ikhlas. Berdasarkan konsep ini, setiap pemimpin dalam menjalankan tugas menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar haruslah dibarengi dengan rasa ikhlas dan hanya mengharap akan ridho Allah SWT saja. Pemimpin tidak boleh seseorang yang riya’ dalam menjalankan tugasnya, tidak boleh mengharapkan uang dari perbuatan baiknya, apalagi mengharapkan jabatan lagi di tahun berikutnya. Rasa ikhlas ini penting karena rasa ikhlas ini dapat menjaga seorang pemimpin dari hal-hal yang bersifat duniawi.</p>
<p>Kepemimpinan profetik ini bisa didapat dari kisah-kisah yang ada di dalam Al Qur’an. Sepertiga isi dalam Al Qur’an adalah kisah-kisah, tentu Allah tidak menciptakan hal itu dengan sia-sia, pasti ada maksud di dalamnya. Kisah-kisah yang mendominasi dalam Al Qur’an itu hendaknya dapat kita ambil pelajaran, seperti kata Soekarno “Yang penting dapat api sejarahnya, bukan debu sejarahnya”. Kita harus dapat mengambil pelajaran pada kisah Nabi Yusuf yang mampu menjadi bendahara negara dan memubuat mesir makmur, kita harus dapat mengambil pelajaran bagaimana Nabi Ibrahim menjadi penentang masyarakat pada saat itu, kita juga harus dapat mengambil pelajaran bagaimana Nabi Sulaiman memerintah kerajaan hingga terciptanya kemakmuran yang luar biasa.</p>
<p>Kepemimpinan profetik itu seperti tugu-tugu yang tersebar di banyak daerah. Ada Tugu Monas di Jakarta, Tugu khatulistiwa di Pontianak ataupun tugu Ambarawa di Jawa Tengah. Masing-masing tugu sama menjulangnya, sama indahnya dan sama membanggakannya tetapi, tugu-tugu itu berbeda satu sama lain. Begitulah pemimpin, dia boleh menjulang, dia boleh indah dan dia boleh membanggakan, tetapi setiap pemimpin pasti punya ciri khas masing-masing. Tampaknya, H.O.S Tjokroaminoto paham benar akan masalah perbedaan ini, dia membuat satu asrama yang di dalamnya terdapat calon-calon pemimpin besar pada zamannya kelak. Di asramanya itu terdapat Soekarno, Alimin, Muso, Kartosoewiryo serta Agus Salim di mana mereka adalah tokoh-tokoh yang mempunya ideologi berbeda tetapi tetap mereka adalah pemimpin yang menjulang, yang indah dan yang membanggakan bagi “kaum”nya.</p>
<p>Sebagian besar kaum barat percaya bahwa peradaban itu bersifat linear, konstan, tetap, negara yang sudah maju akan tetap maju. Secara tidak langsung, mereka percaya bahwa kemajuan yang mereka raih akan tetap konstan dan tak tergantikan. Akan tetapi, kaum muslim harus percaya bahwa akan adanya perubahan pada peradaban akan adanya pergiliran kekuasaan yang nantinya akan kembali kepada kaum muslimin. Sebagaimana firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 140 :</p>
<p><em>Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang dzalim</em> (Ali Imran : 140)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Para pemimpin yang profetik juga harus percaya akan perubahan yang akan terjadi pada keadaan tempat dia berada dan orang-orang yang dipimpinnya. Semua ini karena perubahan adalah tanda kehidupan, tiada benda hidup yang tak berubah, demikian pula jika pemimpin profetik mau hidup maka pemimpin itu harus berubah. Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah pada surat Al Anfaal ayat 53,</p>
<p><em>Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui</em> ( Al Anfaal : 53)</p>
<p>Mengenai perubahan ini, para pemimpin dapat mengambil contoh pada Rasulullah ketika membangun kembali kota Makkah. Saat itu, kaum muslimin telah melakukan fathul makkah dan telah kembali untuk menguasai kota Makkah, oleh karena itu Rasulullah perlu melakukan suatu perubahan terhadap kota Makkah agar sesuai dengan kondisi umat muslim. Hal pertama yang dilakukan oleh Rasulullah adalah membangun masjid sebagai pusat dari kegiatan masyarakat dan dakwah untuk menciptakan kesatuan visi dan orientasi hidup. Ia lalu mempersaudarakan antara Muhajirin dan Anshar( taakhi) agar terciptanya semangat persaudaraan dan solidaritas. Kemudian ia membangun kekuatan ekonomi kaum muslimin dengan membangun pasar kaum muslim yang terpisah dengan pasar Yahudi. Dan yang terakhir, ia membangun kedaulatan politik umat dengan perjanjian madinah.</p>
<p>Sungguh sangat mengherankan bagi kita kaum muslim, terutama yang ada di Indonesia, mengalami ketidakberdayaan dalam kondisi sekarang. Sumber daya alam kita banyak, sumber daya manusia kita bagus, tetapi mengapa masih tidak berdaya? Jawabannya adalah karena pemimpin-pemimpin yang mengolah sumber daya alam kita, pemimpin-pemimpin yang mengelola sumber daya manusia kita kebanyakan bukanlah pemimpin yang profetik. Oleh karena itu, mari bersama kita menjadi pemimpin yang profetik untuk indonesia yang lebih dan bermartabat serta islam yang lebih baik dan bermartabat. Wallahu’alam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/recyclearea.wordpress.com/446/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/recyclearea.wordpress.com/446/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=recyclearea.wordpress.com&amp;blog=7428861&amp;post=446&amp;subd=recyclearea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://recyclearea.wordpress.com/2011/07/14/kepemimpinan-profetik-untuk-para-pemimpin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/026c00f2aab54bfde8af2ca7af61c633?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">agung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jaringannusantara.files.wordpress.com/2010/08/kepemimpinan-profetik.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">da&#039;wah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
