narsis vs eksis

Suatu hal yang mungkin kita pahami, Narsisus dari yunani yang meliki kegantengan yang banyak naksir, eco yang naksir sama narisus, tetapi ditolak dengan kasar oleh narsisus. Dewi cinta yang menembakan panah cinta kepada narsisus, sehingga narsisus mencintai diri sendiri.

Dari situ, menurut ustad adalah sobat super alias so hebat suka pamer.

Wilayah narsis adalah hati. Qalbu bersifat bolak-balik.

1. Narsis dimulai dari sifat ria ( senag dilihat orang) yang diumpakan dengan semut hitam atau sum,ah ( senang dibicarakan orang).

Maka ria merupakan wilayah yang cendrung ditakutkan sehingga cendrung menjadi popular dalam hal ibadah bisa jadi. Dari ayub asihtian, dia selalu melewati jalan yang kecil karena ada orang yang mengatakan orang yang shaleh dan ia takut amalnya hilang. Selainitu, ada ulama lain yang bernama yazib untuk berdoa dengan khusyu untuk meminta hujan, kemudian hujan turun sehingga ia sangat takut untuk dipuji, dan dia ingin cepat meninggal karena takut amal yang lama itu habis.

2. Narsis merupakan dosa awal manusia diawali dengan ujub (kebanggaan dengan identitas pribadi). Iblis tadinya adalah rajin ibadah, namun setelah diciptakan manusia (adam) muncullah sifat ujub. Akibatnya timbullah rasa sombong. Sombong menjadikan allah murka kepada kita. Sombongg artinya menolak kebenaran dan meremehkan orang lain, selain itu merupakan sifat orang munafik( al-baqoroh:188). Dari psikologi, sebenarnya memiliki kecendrungan untuk diperhatikan.

3. menjadi orang yang individulais dan egois( ananiah). Yang menyebabkan rahmat allah akan dicabut.

Ian mennilai bahwa kepentingan dirinya lebih utrama dari pada dorinya

4. menjadi orang yang anti kritik. Dia cendrung menolak kebenaran sehingga menolak tausiyah karena menjatuhkan dirinya. Apabila ada yang mengkritik, ia malah akan membela diri dan membantah dengan kata TAPI. Dia sangat pintar dalam memainkan lidah.

5. menyebuitkan amalan-amalan dirinya. Allah membenci orang yang berbangga berlebihan.

Bilal bisa eksis karena ia sangat pandai menjaga wudlu nsehingga ia mendahului nabi Muhammad s.a.w

Islam meberi bantuan menjadi eksis tanpa narsis :

1. yang paling mulia adalah takwa.

Narsis harus segera diobati sehingga tidak menimbulkan ke sifat buruk yang lain.

Salah satu obat atau terapi dari narsis adalah menghinakan diri sendiri.

Seharusnya yang harus dilakukan adalah muhasabah dosa dan kekurangan karena akan memotivasi menjadi lebih baik.

Sunnah Doa yang ingin dikabulkan (al-anbiya : )

1. memuji allah

2. mengagungkan allah

3. menghinakan diri (tidak membanggakan diri)

Eksis dalam bahasa al-quran. Eksis merupakan berkah yang allah berikan sehingga allah memuliakan dirimu. Bekerjalah kamu dengan ikhlas dan allah akan melihat dan orang lain pun akan melihat. Ahmad bi qais sering dihina, tetapi dia menujukan eksistensinya dengan menjadi ulama yang disegani

Ibarah atau balasan kebaikan dari manusia, karena itu hanyalah allah yang memnentukan tinggal tunggu waktunya

Dalam islam eksis adalah memperbanyak amal dengan kunci keikhlasan dan hanya allah yang tau seperti:

1. Amal yang dilakukan sembunyi-sembunyi yang bermanfaat bagi orang lain.

2. Amal yang tak perlu ditunjukan kepada orang lain. Contoh: solat malam.

Sehingga, Eksis para sahabat nabi yaitu berlomba-lomba mencari amalan kepada allah.

Hati-hati buat orang sholeh, orang baik yang dijadikan Thagout (sesembahan selain allah) sehingga akan menghancurkan amalan orang tersebut.

Rasullulah juga diperingatkan oleh allah, agar tidak ada yang mengangapnya tidak akan meninggal. Padahal, rasullulah akan meninggal. Sehinnga yang disemabah adalah allah bukan rasullullah

Kesimpulan :

Jagalah hatimu dari sifat narsis agar tidak menghapus amalan yang telah diperbuat

One thought on “narsis vs eksis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s