mu’jizat nabi muhammad

Mu’jizat adalah suatu perkara luar biasa yang tidak dapat ditafsirkan oleh hukum alam (hukum kausalitas). kita  Rasulullah SAW. Mu’jizat ini terjadi untuk menjawab tantangan orang-orang yang meragukan kenabian dan menegaskan bahwa risalah yang disampaikannya berasal dari Allah. Dalam pandangan Islam, mu’jizat hanya terjadi atas kehendak dan ijin Allah. Dengan cara inilah Allah menguatkan nabi-Nya. Dalam AL Qur’an banyak disebutkan tentang mu’jizat nabi-nabi,termasuk nabi Mu’jizat itu antara lain.

  • Terbelahnya bulan

Dalam surat AL Qamar ayat 1 Allah berfirman

1. Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan

Beberapa mufasir muslim menafsirkan ansyaqqa al qamaru (telah terbelah bulan) dalam Surah Al Qomar ayat 1 merupakan peristiwa yang akan terjadi pada masa yang akan datang, yaitu hari kiamat. Pendapat ini didukung oleh az Zamakhsyari dan al Baidhawi. Hal ini didasrkan pada argumentasi bahwa kata ansyaqqa (telah terbelah) adalah bentuk lampau yang mengandung makna ‘akan terbelah’ secara majaz. Makna majaz tidak akan terjadi jika makna hakiki memungkinkan (tidak mustahil), sedangkan makna hakiki dari lafadz di atas bukannya tidak memungkinkan tetapi wajib. Al Baidhawi juga melakukan kekeliruan karena tidak menterjemahkan makna ansyaqqa dengan ‘akan terbelah’ tetapi beliau menterjemahkan dalam bentuk lain. Namun kedua musfasir tersebut juga mengakui bahwa peristiwa tersebut merupakan mu’jizat Nabi Muhammad dan terjadi ketika beliau masih hidup. Dengan demikian kedua penafsir tersebut membahas tentang dua peristiwa yang berlainan yaitu bahwa bulan telah terbelah pada masa kehidupan Nabi sebagai sebuah mu’jizat atas ijin Allah dan akan terbelah lagi pada hari kiamat.

Sedangkan dalam hadits diterangkan bahwa lima tahun sebelum Nabi saw berhijrah dari Makkah ke Madinah, ada sekelompok orang Quraisy yang datang menemui beliau dan mengatakan: “Hai Muhammad, jika engkau benar-benar seorang nabi dan rasul maka datangkanlah bukti yang menunjukkan bahwa engkau memang benar-benar seorang nabi dan rasul.” Maka Nabi bertanya kepada mereka: “Apa yang kalian inginkan?” Mereka berkata dengan tujuan melemahkan dan menantang: “Belahlah untuk kami rembulan itu!” Nabi saw lantas berdiri beberapa saat. Beliau berdoa kepada Allah swt agar memberikan pertolongan untuknya dalam situasi seperti ini. Allah swt lantas memberikan ilham kepada beliau untuk berisyarat dengan menggunakan jari tangan beliau ke arah rembulan. Tiba-tiba rembulan tersebut terbelah menjadi dua bagian. Satu bagian menjauh dari bagian yang lain selama beberapa waktu yang tidak dijelaskan kemudian menyatu kembali.

Dan memang mu’jizat itu bukanlah suatu kemustahilan atau sebuah dongeng belaka buktinya Dewasa ini, para ilmuwan antariksa Amerika telah menemukan bahwa bulan memiliki sebuah sabuk dari pakar ilmu tanah dan geologi, akhirnya mereka menyimpulkan bahwa keberadaan sabuk bulan tersebut tidak mungkin terjadi kecuali jika rembulan pernah terbelah kemudian menyatu lagi.

  • Al Qur’an

llah SWT mengistimewakan Nabi kita Muhammad SAW dengan bekal mu’jizat yang luar biasa yaitu Al-Qur’anul Karim, ia adalah nur ilahi dan wahyu samawy yang diletakkan ke dalam lubuk hati Nabi-Nya sebagai Qurânan ‘Arabiyyan (bacaan berbahasa Arab). Al qur’an sebagai salh satu karya sastra terbesar dan terindah sangat tepat datangnya karena pada masa itu orang-orang sangat gemar dengan ilmu pengetahuan dan sastra. Maka kepada Nabi Muhammad SAAW, selain diberikan mu’jizat-mu’jizat lain, juga diberikan Al-Qur`an yang merupakan Kitab yang sempurna dari berbagai aspek. Berikut adalah beberapa keajaiban Al Qur’an

v  Dapat menghidupkan kembali semangat generasi yang sudah punah

Firman Allah dalam surat Al An’am ayat 122

“Dan apakah orang sudah mati kemudian dia kami hidupkan dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap-gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-An’âm: 122)

AL Qur’an  dapat menghidupkan semangat generasi dari bahaya kemusnahan, dari generasi yang sudah punah menjadi generasi yang hidup kembali dengan pancaran sinar Al-Qur’an dan menunjukinya dengan jalan yang teramat lurus serta membangkitkannya kembali, dari lembah kenistaan menjadi ummat yang terbaik yang ditampilkan untuk ikatan seluruh manusia. Al-Qur’an telah membangkitkan ummat memperbaharui masyarakat, dan menyusun generasi yang belum pernah tampil dalam sejarah, ia menampilkan orang Arab dari kehidupan sebagai penggembala unta dan kambing menjadi pemimpin bangsa-bangsa, yang dapat menguasai dunia bahkan sampai kepada negeri-negeri yang begitu jauh mengenalnya. Kesemuanya itu berkat Al-Qur’an sebagai mu’jizat (Muhammad) penutup para Nabi dan Rasul.

v Al-Qur’an bersifat umum dan universal

Al Qur’an sebagai kitab yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad mempunyai sifat yang bersifat umum,tak terbatas kepada ummat Islam yang hidup pada saat Nabi Muhammad saja,tetapi juga berlaku untuk ummat Islam pada masa kini. Firman Allah;

38. Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan

1. Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam

v  Keunggulan Al Qur’an secara ilmiah

Al Qur’an tak hanya sebuah kitab suci yang berisi doa-doa,kisah-kisah nabi,ataupun perintah dan larangan melainkan juga berisi pengetahuan-pengetahuan yang telah dibuktikan secara ilmiah. Beberapa ayat dalam Al Qur’an yang sesuai dengan ilmu pengetahuan modern antara lain

47. Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami meluaskannya.

Ayat ini sesuai dengan teori sains modern yang bernama teori ekspansi kosmos. Ekspansi kosmos adalah suatu keadaan dimana galaksi membesar,meluas,dan menjauh satu sam lain. Hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan spectrum galaksi yang mempunyai pergeseran sistematik ke  arah merah sebagai fakta bahwa galaksi itu saling menjauh satu sama lain.

6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan? 7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,

Hal ini sesuai dengan pendapat ahli geologi modern. Mereka menggambarkan lipatan tanah yang mengambil tempat duduk di atas relief,dan yang dimensinya berbeda-beda sampai beberapa kilometer bahkan beberapa puluh kilometer. Dan dari gunung-gunung yang menjulang ke atas ini juga ternyata disertai gerakan ke arah dalam yang proposional dengan kulit bumi yang menjamin tempat duduknya gunung itu dalam lapisan di bawahnya. Lapisan pergerakan gunung kea rah dalam ini serupa dengan pasak yang membuat kulit bumi menjadi stabil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s