diabetes mellitus

DIABETES MELITUS

1. Definisi Riwayat Alamiah Penyakit :

a. Perkembangan penyakit tanpa campur tangan medis atau bentuk intervensi lainnya sehingga suatu penyakit berlangsung secara natural.

b. Adanya respon dari host terhadap stimulus dari interaksi agent dan environment.

Proses alamiah terjadinya penyakit : dimulai dari masa prapatogenesis (sebelum sakit) yaitu jika terjadi ketidakseimbangan kondisi antara pejamu, agen dan lingkungan sehingga menimbulkan rangsangan penyakit (stimulus). Stimulus itu akan berinteraksi dengan manusia yang mengakibatkan terjadinya proses patogenesis dini. Lanjutan dari proses patogenesis dini adalah memasuki garis ambang klinis. Keadaan penyakit yang terjadi bisa bersifat ringan dan berat, yang berakhir dengan keadaan sembuh, atau cacat atau timbulnya penyakit kronis atau bisa berakhir dengan kematian.

RIWAYAT ALAMIAH PENYAKIT

A. PROSES TERJADINYA PENYAKIT

1. Proses terjadinya penyakit tergantung pada :

a. Karakterisitik dari agent

b. Karakteristik dari Host

c. Karakteristik dari environment

2. Diabetes mellitus adalah keadaan hyperglikemia kronis yang disebabkan oleh faktor lingkungan dan keturunan secara bersama-sama, mempunyai karakteristik hyperglikemia kronis tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol (WHO). Pada orang yang sehat karbohidrat dalam makanan yang dimakan akan diubah menjadi glokosa yang akan didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk dijadikan energi dengan bantuan insulin. Pada orang yang menderita diabetes mellitus, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena sedikit atau tidak adanya zat insulin dalam tubuh. Akibatnya kadar glukosa dalam darah menjadi tinggi yang nantinya dapat memberikan efek samping yang bersifat negatif atau merugikan.

Kadar gula yang tinggi akan dibuang melalui air seni. Dengan demikian air seni penderita kencing manis akan mengandung gula sehingga sering dilebung atau dikerubuti semut. Selanjutnya orang tersebut akan kekurangan energi / tenaga, mudah lelah, lemas, mudah haus dan lapar, sering kesemutan, sering buang air kecil, gatal-gatal, dan sebagainya. Kandungan atau kadar gula penderita diabetes saat puasa adalah lebih dari 126 mg/dl dan saat tidak puasa atau normal lebih dari 200 mg/dl. Pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl.

Identifikasi Riwayat Alamiah Diabetes Melitus :

Tahapan :

a. Prepathogenesis

1) Faktor-faktor : hereditas, ekonomi, sosial, lingkungan fisik, psikis
stimulus penyakit

2) Interaksi awal antara faktor –faktor host, agent dan environment disebut periode prepathogenesis

b. Pathogenesis

Mulai saat terjadinya terjadinya kelainan /gangguan pada tubuh manusia akibat interaksi antara stimulus penyakit dengan manusia sampai terjadinya : kesembuhan, kematian, kronik dan cacat.

Pada pembahasan diatas tidak dijelaskan tentang kondisi orang sebelum terkena diabetes melitus, tetapi mempunyai resiko untuk terkena suatu penyakit. Untuk mengatasi kekurangan ini, perjalanan penyakit dikembangkan menjadi :

a. Fase Suseptibilitas (Tahap Peka)

1) Pada fase ini penyakit belum berkembang, tapi mempunyai faktor resiko atau predisposisi untuk terkena diabetes melitus.

2) Faktor resiko tersebut dapat berupa:

a) Genetika /etnik. Jika dalam riwayat keluarga ada yang menderita diabetes mellitus, maka kita memiliki resiko untuk menderita diabetes mellitus juga.

b) Kondisi fisik, misalnya : kelelahan, kurang tidur dan kurang gizi.

c) Jenis kelamin. Wanita mempunyai resiko lebih tinggi untuk terkena penyakit Diabetes mellitus

d) Umur

Bayi dan balita yang masih rentan terhadap perubahan lingkungan mempunyai resiko yang tinggi terkena diabetes melitus sedangkan pada usia lanjut mempunyai resiko untuk terkena penyakit jantung dan kanker.

e) Kebiasaan hidup, yaitu pola makan

f) Sosial ekonomi

Tingkat sosial ekonomi yang rendah mempunyai resiko terkena penyakit infeksi sedangkan tingkat sosial yang tinggi mempunyai resiko terkena diabetes melitus, karena pada dengan tingkat sosial ekonomi yang tinggi mempunyai kecenderungan untuk terjadinya perubahan pola konsumsi makanan dengan kadar kolesterol tinggi.

g. Geografi.

3) Untuk menimbulkan penyakit, faktor-faktor diatas dapat berdiri sendiri atau kombinasi beberapa faktor.

Contoh : seseorang yang memiliki keturunan Diabetes Melitus, memiliki pola makan yang tidak sehat maka potensi terkena diabetes mellitus semakin meningkat.

Sumber :

http://harnawatiaj.wordpress.com/2008/04/16/askep-diabetes-mellitus/.

http://mpkpk2008.blogspot.com/2009/01/epidemiologi-penyakit-tidak-menular.html.

A. Boedisantoso R., Imam Subekti. Komplikasi Akut Diabetes Mellitus. Jakarta: Balat Penerbit FKUI, 1995.

Perjalanan alami penyakit Diabetes Melitus

Prepatogenesis

Patogenesis

Subklinis

Klinis

Penyembuhan

· Host yang mempunyai faktor genetik diabetes mellitus

· Nutrisi (intake) karbohidrat yang berlebih

· Kegemukan

· Kegiatan jasmani kurang

· Resistensi Insulin

· Hiperinsulinemia

· Hipergligekimia

· Hipertensi

· Retinopati

· Neuropati

· Ateroskelorosis

· Netropati

· Buta

· Gagal ginjal

· Penyakit jantung koroner

· Amputasi

· Meninggal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s