Air dalam kesehatan lingkungan

Air

Dalam Avatar, film kartun yang dari Nickelodeon, elemen air adalah elemen yang sangat penting. Elemen-elemen ini adalah elemen yang sangat penting sehingga  membuat sang Avatar, tokoh utama dalam film kartun itu, menjadi penyelamat dunia. Air tak hanya penting untuk Sang Avatar, tapi juga penting bagi kesehatan umat manusia. Hal ini dikarenakan dalam teori simpul yang dikemukakan oleh Umar Fahmi Achmadi, air berada dalam simpul kedua yang merupakan media transmisi penyakit. Simpul kedua inilah yang  berpotensi  membawa penyakit  kepada penduduk sehingga menyebabkan sakit.

Teori Simpul (UFA,1987)

Air merupakan elemen penting untuk kehidupan di bumi. 2/3 Permukaan Bumi diisi oleh air yang berjumlah 330 juta miles kubik, jumlah yang cukup untuk membuat 50 negara bagian Amerika tenggelam oleh air setinggi 90 miles kubik atau setara dengan 99 triliun galon. Tak mengeherankan apabila jumlahnya yang sangat banyak, karena memang setiap makhluk hidup baik itu bersel tunggal atau banyak secara langsung ataupun tidak langsung sangat bergantung pada air.

Air adalah kebutuhan dasar setiap umat manusia karena tubuh dari setiap manusia terdiri dari 80% air. Manusia juga sangat tergantung pada air, manusia membutuhkan air pada banyak kegiatan kehidupannya misalnya untuk minum,transportasi, bahan makanan, mandi, mencuci, dan sebagainya.

Keberadaan air yang sangat penting bagi umat manusia membuat manusia harus mengadakan kontak dengan air. Kontak dengan air inilah yang berpotensi menimbulkan penyakit bagi manusia. Tak semua kontak dengan air membuat manusia menjadi sakit, kontak dengan air berpotensi menimbulkan penyakit kalau di dalamnya terdapat bakteri seperti bakteri Salmonella typhi, Vibrio cholera, atau air tersebut mengandung bahan kimia beracun seperti pestisida, logam berat dan lainnya.

Jika dilihat dari sumbernya, penyakit yang bertransmisi melalui air (water borne disease) dapat dikelompokkan menjadi  empat  kelompok

Sumber Agen
Protozoa Entamoeba histolytica Cryptosporidium parvum Cyclospora cayetanensis
Parasit Members of the genus SchistosomaDracunculus medinensis, Tapeworms of the genus TaeniaFasciolopsis buskiHymenolepis nanaEchinococcus granulosus, multiceps multicepsAscaris lumbricoidesEnterobius vermicularis
Bakteri Clostridium botulinum, Campylobacter jejuni, Vibrio cholerae Escherichia coli Legionella pneumophila)
Virus AdenovirusAstrovirus, Calicivirus, Enteric Adenovirus, and ParvovirusCoronavirusHepatitis A virus (HAV)PoliovirusTwo of Polyomavirus: JC virus and BK virus

Untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut dibutuhkan suatu standar kualitas air. Standar kualitas air ini bertujuan agar  Air minum, cuci, dan keperluan RT harus safe, palatable, dan berestetika baik , serta bebas pathogen, bebas bahan kimia beracun, bebas radioaktif , tidak berasa, tidak berbau, dan tidak berwarna. Standar air minum ini meliputi Fisik, Bakteriologi, Kimia dan Radiologi.

Standar Sifat
Fisik
  • Warna
  • Rasa dan bau: karena bahan kimia seperti Chlorophenols, H2S, Organisme micro berlebih
  • Turbidity: kualtias microbiologi, nutrient, pertumbuhan. Warna adanya mangan dan besi
  • Temperatur: mempengaruhi rasa dan bau
  • pH: korosi, mengganggu warna dan bau. Penting untuk kontrol efektifitas desinfeksi
Bakteriologi
  • Indikator polusi organisme
  • Cara deteksi organisme
  • Desinfeksi agent
  • Virus dan organisme lain
  • Sifat ini dianggap paling penting karena ada asosiasi dengan water borne diseases
Kimia
  • Dampak polusi organik
  • Metal
  • Organo metalic substance (organic + inorganic substance)
Radiologi
  • Dibatasi 5 jenis bahan radioaktif

Sealain mempunyai standar kualitas, air juga mempunyai batas untuk bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Batas ini ditentukan berdasarkan pertimbangan kesehatan dan estetika. Batas ini bila dilanggar akan menimbulkan 2 jenis konsekuensi, yaitu:

–        Melebihi batas mengganggu kesehatan

–        Melebihi batas tidak berbahaya, tetapi mengganggu konsumer

Standar fisik dan kimia menggunakan batas yang bernama maximum acceptable concentration (MAC). Bila melebihi MAC diadakan penelitian zat, sebab, dan koreksi. Standar radioaktif juga menggunakan MAC sebagai standarnya. Targetnya adalah 0,1% dari MAC jika melebihi ini menimbulkan efek dalam jangka waktu lama.

Iklan

2 thoughts on “Air dalam kesehatan lingkungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s