Perasaan ini mubazir…

Perasaan ini mubazir…

Saya akan menuliskan sesuatu, sesuatu yang saya yakin tak akan pernah hilang masalahnya, tak akan pernah hilang godaannya, dan tak akan pernah habis masalahnya. Sesuatu yang membuat Qabil membunuh Habil, sesuatu yang menjadikan Romeo dan Juliet mati konyol bersama,sesuatu yang membuat Zulaikha kehilangan akal sehatnya ketika melihat Yusuf, sesuatu yang amat besar fitnahnya sehingga banyak remaja jatuh kedalam lembah kenistaan atas nama sesuatu yang dianggapnya suci,sakral atau apalah anggapan mereka tentang sesuatu itu. Sesuatu yang diawali dengan huruf “C”, diakhiri dengan huruf “A”. CINTA. CINTA, cinta seperti di sinetron. Cinta yang secara aneh bisa muncul dengan hanya tatapan mata terhadap kondisi fisik seseorang saja. Cinta yang busuk, hitam, gelap, yang dikerebungi oleh syetan.

Percaya atau tidak saya menulis ini sambil diiringi lagu Simple Plan yang berjudul Save You. Sebuah lagu yang berkisah tentang masalah cinta, saya tak tahu apakah mendengar lagu ini termasuk haram atau tidak, namun yang jelas inti dari lagu ini tak berkisah mengenai makna cinta yang ada dalam paragraf pertama. Cinta yang bukan bermakna seperti apa yang dipikirkan kebanyakan remaja -atau seperi apa yang saya pikirkan,dipikirkan oleh banyak remaja. Cinta yang ini lah yang sangat langka pada zaman sekarang. Cinta ini ada cinta pada sesama manusia tanpa membedakan gender, cinta yang menjadikan seseorang yang berada dalam kondisi koma mampu hidup kembali, cinta yang membuat kita menangis ketika rakyat palestina menangis. Cinta yang murni, tanpa embel-embel dan panji kenafsuan yang dikuasai oleh syetan.

Kedua tipe cinta yang sangat berbeda telah saya berikan pada 2 paragraf sebelumnya. Lantas tipe cinta apakah yang saat ini berada dalam hati saya? Huft, benar-benar pertanyaan yang sulit dijawab. Pertanyaan yang sangat tidak penting menurut saya. Kenapa? Karena setiap manusia memang telah ditakdirkan memiliki kedua tipe cinta tersebut diatas.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (Ali Imran: 14)

Cinta ini memang sebuah takdir terhadap setiap manusia. Sekarang, yang menjadi masalah adalah seberapa besar cinta tersebut? Dan tipe manakah cinta yang paling besar berada dalam hati seseorang?

Cinta tipe pertama telah memberikan efek yang luar biasa. Efek ini telah membutakan hati Qabil sehingga membunuh Habil, telah menghilangkan kewarasan Romeo dan Juliet sehingga mereka bunuh diri bersama, cinta ini juga telah menghilangkan harga diri seorang Zulaikha sang istri Al Aziz dari Mesir. Efek yang juga telah memanah seorang teman seperjuangan dakwah saya, sehingga dia menjadi lemah serta tidak konsisten lagi. Efek yang juga telah melanda saya selama ini, yang akan bertambah parah jika tidak diselamatkan oleh Ar Rahman. Sebuah efek yang menciptakan perasaan mubazir dari dalam sendiri untuk orang lain.Benar-benar mubazir!  Astagfirullah… Kuatkan kami ya Rabb, Kuatkanlah hati kami ya Rabb yang membolak-balikkan hati seseorang, kuatkan ya Rabb…

Cinta tipe pertama ini seyogyanya tidak  kita lahirkan kecuali dalam ikatan yang halal.

Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang makruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk berakad nikah, sebelum habis iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (Al Baqarah : 235)

Semoga kita menjadi orang-orang yang mencintai keimanan seperti tertulis dalam Al Quran:

Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus, (Al Hujurat:7)

Sungguh cinta pada keimanan lebih indah dari pada cinta yang penuh kemubaziran terhadap lawan jenis.

Allahu Akbar!!

Recyclearea.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s