Hai! Kami adalah Muslim!

Hai!!

Perkenalkan, kami adalah seorang muslim

Assalamualaikum..

Itulah kata yang biasa kami ucapkan di antara sesama kami yang artinya semoga selamat dicurahkan kepadamu. Sebenarnya, kata assalamualaikum lebih baik diucapkan bersamaan dua kata lain yaitu warrahmatullahi wabarakatuh yang artinya: serta rahmat dari Allah dan berkah (semoga dicurahkan padamu).

Hmm…sudah kami sebutkan di judul tulisan kami bahwa kami seorang muslim. Begitu banyaknya petunjuk dari agama kami yang harus kami jalankan mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur.

Kami disarankan bangun tidur di saat fajar ketika azan shubuh berkumandang, di Indonesia itu berarti kami bangun antara jam 04.00 sampai 04.30. Yap, kami bangga bangun lebih dulu daripada orang lain, bahkan sebagian dari kami sudah berbaris di masjid ketika orang lain masih terlelap dalam mimpinya. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Tuhan kami, yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk bertemu dengan-Nya sebanyak 5 kali dalam sehari. Kami bertemu dengan-Nya dalam setiap sholat 5 waktu kami dan kami masih bisa bertemu dengan-Nya kapanpun kami mau dengan melaksanakan sholat selain sholat wajib yang 5 itu, kami pun masih bisa berdoa kepada-Nya kapanpun kami suka tanpa biaya sepeserpun.

Di setiap hari yang berjalan, kami di anjurkan untuk membaca kitab kami. Namanya Al Qur’an, sebuah kitab yang diturunkan kepada Panutan Terbaik kami yaitu Muhammad dan diperuntukkan untuk kami. Sebuah kitab yang tak pernah berubah dari sejak kemunculannya di dunia hingga saat ini karena Allah, Tuhan kami yang maha perkasa, telah berjanji untuk menjaga kemurnian Al Qur’an itu. Kami dapat membaca kitab ini setiap hari, di dalamnya terkandung berbagai macam petunjuk untuk kami.

Kami, muslim, juga mempunyai makanan yang telah diatur dalam Al Qur’an dan Hadits (kumpulan perkataan dan perbuatan Muhammad). Makanan yang telah diatur ini bernama makanan halal. Kami tidak boleh memakan Babi, Anjing, dan binatang bertaring lainnya. Akan tetapi kami dihalalkan untuk makan semua jenis makanan yang berasal dari laut. Oh ya, kami juga tidak diperkenankan memakan bangkai kecuali bangkai ikan dan belalang. Memang kami kesulitan ketika mencari makanan halal di negeri dengan minoritas muslim, tapi kami percaya dengan makan makanan yang halal doa kami akan dikabulkan oleh Allah dan tubuh kami juga bertambah sehat karena memakan makanan berstandar tinggi yang sehat.

Tidak diperkenankan bagi kami untuk makan makanan setahun penuh meskipun itu adalah makanan yang halal. Pada Bulan Ramadhan, salah satu bulan dalam kalender Hijriyah, kami menjalani ibadah yang harus dijalankan oleh setiap muslim yaitu shaum (warga Indonesia biasa menyebutnya dengan puasa). Pada ibadah ini, kami menahan makan,minum, pandangan ke lawan jenis, serta berhubungan suami istri pada waktu antara terbitnya matahari hingga azan maghrib berkumandang. Kami benar-benar memanfaatkan bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan ibadah kami yang lain karena di bulan ini pahala akan dilipatgandakan dibandingkan bulan-bulan lain. Kami juga akan mengeluarkan zakat fitrah, suatu pemberian yang ditujukkan pada kaum yang kurang mampu pada saat akhir bulan Ramadhan agar kami bisa merayakan Idul Fitri ( hari ketika kami diperintahkan untuk shalat Ied serta saling memita maaf) bersama tanpa ada satu pun dari kami yang merasa kesusahan saat itu.

Kami tidak hanya diberi petunjuk tentang ibadah-ibadah antara manusia dengan Allah, kami juga diberikan petunjuk tentang bagaimana melaksanakan hubungan antara sesama manusia. Kami punya berbagai petunjuk mulai dari cara berdagang, menikah, hingga sampai ke penerapan hukum antar manusia, ekonomi makro, dan sistem pemerintahan.

Mungkin, banyak dari orang-orang mengira bahwa petunjuk-petunjuk itu kolot, kejam, dan tak masuk akal. Akan tetapi, kami yakin bahwa semua petunjuk itu merupakan arahan dari Allah yang akan membuat kami bahagia di dunia dan akhirat. Kami telah membuktikan bahwa dengan melaksankan semua petunjuk itu kami bisa berjaya di dunia, ingatlah ketika kami berjaya di Baghdad,Andalusia, Cordova, dan lain-lain. Memang, kami saat ini mengalami keterpurukan, tapi bukan berarti kami tidak akan bangkit lagi! Kami kembali akan bangkit! Bangkit untuk menerangi dunia dengan cahaya keselamatan Islam yang memberikan kedamaian bagi siapapun orangnya meskipun dia bukan dari golongan kami.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s