Visualisasi mimpi

Ini tulisan saya yang, alhamdulillah, dimuat di seputar indonesia 27 desember 2010

Visualisasi mimpi dan inspirasi untuk Timnas Indonesia

Mimpi adalah kunci

Untuk kita

menaklukan dunia

 

Syair lagu dari Nidji tersebut memang sesuai dengan kenyataan yang ada. Mimpi adalah kunci dari suatu kesuksesan. Mimpi  yang menjadi penguat hati dan langkah untuk mencapai keadaan yang lebih baik. Akan tetapi, jika mimpi tidak bisa divisualisasikan dalam kehidupan nyata maka mimpi tetaplah hanya sebuah mimpi. Oleh karena itu, semua mimpi yang ada harus divisualisasikan termasuk jika kita bermimpi mempunyai timnas sepakbola yang berkelanjutan.

Jepang telah berhasil memvisualisasikan mimpi tersebut. Mereka yang pada tahun 1990-an masih melakukan studi banding liga sepakbola ke Indonesia, kini telah berhasil menjadi perempat finalis Piala Dunia. Mereka memulai semua itu dari mimpi mempunyai tim nasional sepakbola yang bisa eksis pada tingkat internasional. Visualisasi mimpi pun mereka lakukan dengan membuat kartun-kartun sepakbola seperti Captain Tsubasa, Shoot!, dan Whistle. Kartun-kartun ini berisi tentang  seorang tokoh utama yang memulai karir sepakbolanya di SMA, memenangi kompetisi tingkat nasional, terpilih dalam tim nasional junior Jepang, kemudian membawa tim junior jepang memenangi kejuaraan tingkat internasional. Kartun-kartun ini lah yang membawa inspirasi bagi generasi-generasi muda Jepang untuk membangun sepakbola negerinya. Hidetoshi Nakata, pemain timnas Jepang yang pernah merumput di AS Roma dan Parma, mengakui bahwa ia terinspirasi dari Captain Tsubasa sehingga bisa sampai masuk ke klub-klub sepakbola Eropa.

Keberhasilan Brasil merebut piala dunia sebanyak 5 kali juga terlahir dari mimpi. Mereka bukanlah apa-apa ketika 6 piala dunia pertama. Mereka bermimpi sebelumnya untuk mencapai tingkat tertinggi sepakbola dunia. Mimpi ini tervisualisasikan dengan jelas pada seorang bocah yang bernama Pele. Ia dan teman-temannya akhirnya berhasil mewujudkan mimpi Brasil pada Piala Dunia 1958 dengan mengalahkan tim kuat Swedia  5-2 di final. Timnas Brasil yang memenangkan Piala Dunia 1958 ini pun jadi visualisasi mimpi dan inspirasi generasi sesudahnya. Mereka kembali memenangkan Piala Dunia tahun 1962, 1970, 1994 dan 2002.

Visualisasi mimpi ini juga yang sedang dibuat oleh banyak negara. Kita bisa melihat Qatar yang mencoba memvisualisasikan mimpinya dengan fasilitas sepakbola yang baik sehingga Qatar berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Australia juga ingin memvisualisasikan mimpinya dengan berpindah konfederasi sepakbola. Filipina juga sedang berkerja keras membangun mimpinya dengan pemain-pemain naturalisasi.

Indonesia belum terlambat untuk mewujudkan mimpi lebih dari 200 juta penduduknya untuk melihat negerinya di pentas Internasional. Banyak hal yang telah PSSI lakukan untuk mewujudkan mimpi ini meskipun hasil yang dicapai belumlah maksimal. Visualisasi mimpi yang dilakukan PSSI seperti latihan di Uruguay, pembentukan kompetisi yang lebih baik hingga naturalisasi pemain belumlah memberikan inspirasi bagi rakyat Indonesia. Akan tetapi, Indonesia masih berkesempatan untuk memvisualisasikan mimpinya dan menginspirasi rakyatnya dalam Piala AFF 2010. Semoga saja di Piala AFF 2010 ini Indonesia memperoleh hasil yang maksimal sehingga bisa memvisualisasikan mimpinya dan menginspirasi ratusan juta rakyat Indonesia yang lain untuk kemudian membangun tim nasional yang berkelanjutan.

Iklan

5 thoughts on “Visualisasi mimpi

    • silakan pipi beli harian seputar indonesia hari ini (6 januari 2011), silakan lihat di kolom suara mahasiswa..di situ ada petunjuk untuk mengirimkan artikel yang kalau lolos seleksi akan dimuat di seputar indonesia ^^

  1. Ping-balik: Menulis Tri Dharma Mahasiswa di Koran « Di sini tempat daur ulang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s